My Life Plan

Assalamu’alaikum teman-teman 😊😊

Alhamdulillah… Setelah sekian lama akhirnya gue kuliah juga. Wkwk. Ternyata kalo kelamaan libur ga enak juga. Haha. Bayangin aja, pasca gue mutusin buat resign dari kampus gue yang lama gue gada kerjaan selama 6 bulan. Bukan gada kerjaan sih. Gue lebih nyibukin diri buat belajar menjadi pebisnis yang baik.

Gue bener-bener serius buat belajar pas tahun lalu, pertama kali gue ke Jakarta. Saat itu gue pernah bertekad ga akan pulang sebelum gue sukses.

Setahun gue di Jakarta banyak banget yang gue pelajari. Buanyakk banget. Mulai dari urusan percintaan, jodoh, bersosialisasi, bisnis, dan segala macem. Gue baru merasakan “inilah hidup” setelah gue merantau sendirian ke Jakarta.

Yang harus gue inget, “Tujuan lo ke Jakarta apa sih? “Ya, tentu saja. Untuk mengejar kesuksesan gue. Meskipun kesannya agak klasik. Tapi ya beginilah kenyataannya. Gue sebenernya juga gada niatan buat ke Jakarta. Tapi ternyata gue emang ditakdirkan buat hidup di Jakarta. Ari-ari gue ada di sini bray. Dan gue pun merasa terpanggil.

Alhamdulillah akhirnya gue menemukan kampus yang “gue bangett” hihi. Pernah ga sih lo ngerasain berada di suatu tempat yang lo banget gitu. Ya. Kampus ini mempunyai visi misi yang sama kaya gue.

Selain gue belajar bisnis gue juga belajar agama di sini. Yes, this is it! Umar Usman Business School. Sebuah kampus bisnis yang didirikan oleh motivator terkenal Ippho Santosa. Ya, siapa sih, yang ga kenal sama beliau? Hehe.

Intinya gue bahagia banget bisa masuk kampus ini. Karena kampus ini gue banget. Dan akademiknya ga terlalu saklek. Kampus ini bener-bener istimewa buat gue. Kalian harus tau guys. Gimana sih rasanya ngampus tapi ga kaya ngampus? OMG…

Hal yang paling gue suka adalah belajar bisnis. Meskipun gue sempet trauma ma bisnis tapi gue harus bangkit dong. Semua pebisnis besar pasti pernah yang namanya gagal. Tapi apa yang membedakan mereka dengan pebisnis-pebisnis yang gagal? Ya. Para pebisnis besar itu terus melangkah men. Badai, hujan, petir, semuanya diterjang. Meskipun dengan terseok-seok. Karena mereka tak pernah berhenti. Tiap terjatuh bangkit, dan bangkit lagi. :’)

Gue pernah gagal. Gue pernah merasa dikhianatin. Tapi dengan cara itulah gue bisa belajar. Kalo kesuksesan itu pasti membutuhkan pengorbanan yang begitu besar sampai lo benar-benar mengerti. Intinya lo terus melangkah aja. Kejar mimpi lo. Biarkan kegagalan di masa lalu sebagai rasa sakit yang udah mengajarkan banyak hal. Jadikan itu pelajaran.

My life plan setahun ke depan, gue pengen mempunyai bisnis yang besar dan mempunyai profit yang stabil dan terus meningkat. Gue pengen lulus dari Umar Usman sebagai mahasiswa berprestasi dan layak mendapatkan subsidi tiket gratis ke luar negeri. Yang gue inginkan cuma satu, orangtua gue bahagia ngeliat gue sukses di perantauan. Bismillah 🙂

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s