Macam-Macam Tipe Kepribadian

tipe-tipe-kepribadian-disc

Ada banyak cara untuk mengetahui tipe-tipe kepribadian. Khususnya untuk mengenali karakter seseorang. Contohnya adalah DISC.

Kenapa sih harus mengenal tipe-tipe kepribadian?

Ya tentu saja ilmu ini akan sangat bermanfaat ketika kita bekerja di suatu perusahaan atau misalnya kita sedang menjalankan bisnis. Jadi nggak heran kan, kalau ketika ada orang yang mau masuk kerja ada tes kepribadiannya dulu…

Harapannya, ketika sudah mengetahui jenis-jenis kepribadian, jangan lagi memaksakan seseorang untuk mengerjakan sesuatu yang tidak disukainya. Atau dengan kata lain meminta seseorang mengerjakan sesuatu yang bukan bidangnya.

Kalau untuk individu, mempelajari jenis-jenis kepribadian akan sangat bermanfaat sekali untuk mengetahui bidang/profesi mana saja yang cocok denganmu ke depannya. 🙂

  1. Dominance (D)

a. Aktif

b. Menyukai tantangan tantangan

c. Nggak takut dengan konflik

d. Mempunyai rasa percaya diri yang tinggi

e. Mempunyai visi besar untuk merubah lingkungan

f. Lebih suka menjadi penggerak daripada digerakkan

g. Cepat menyelesaikan suatu masalah

h. Ambisius dan berkemauan keras

 

2. Influence(I)

a. Ekstrovert

b. Suka bergaul

c. Suka menghibur

d. Lebih suka mengerjakan sesuatu berkelompok daripada sendirian

e. Antusias

f. Suka melibatkan emosi dan memiliki empati yang tinggi

g. Sifat dasar periang

h. Memiliki tingkat ketelitian yang tinggi

i. Mudah percaya orang lain dan menghargai orang lain

 

3. Steadiness (S)

a. Berkeras hati

b. Gigih

c. Sabar

d. Mempunyai pembawaan tenang dan pendiam

e. Nggak cepat bosan akan pekerjaan rutin

f. Menyukai ketenangan daripada konflik

g. Kurang suka dengan sesuatu yang dadakan

h. Sering menjadi inspirasi bagi orang-orang sekitar

i. Cenderung dapat diandalkan dan memiliki loyalitas yang tinggi

 

4. Conscientiousness(C)

a. Tertarik dengan hal-hal yang membutuhkan perincian dan detail

b. Menyukai segalanya yang teratur dan jelas

c. Lebih suka terpaku pada fakta dan bukti

d. Taat pada peraturan

e. Mengikuti prosedur

f. Tanggung jawab

g. Penuh pertimbangan

h. Menyukai kesempurnaan

Nah, itu dia tipe kepribadian pokok menurut DISC. Kalau kamu termasuk yang mana? 🙂 Tulis di kolom komentar yah.

.

Jakarta, 3 Februari 2019(14.47)

 

Iklan

Who Are You?

landscape photography of pink petaled flowers
Photo by Min An on Pexels.com

Terkadang aku merasa lucu. Aku menyukai ilmu tentang Internet Marketing tapi sebenarnya aku tidak ingin melakukannya. Semacam ada perasaan aneh yang membuatku tidak ingin melakukannya. Mungkin, aku lebih suka belajar sesuatu lalu kemudian aku menuliskannya ulang dengan bahasaku sendiri. Ya, itu yang kusukai. Terasa konyol memang. Lalu buat apa aku belajar Internet Marketing kalau aku tidak mau melakukannya? Entah kenapa aku lebih suka mengajarkannya ke orang lain dan biar orang lain saja yang melakukannya. Bukan aku. Atau, kalau ada yang ingin bekerja sama denganku juga boleh. Aku carikan pasar yang membutuhkan jasa internet marketing dan kita bagi hasil. Itu lebih bagus.

Mungkin karena tipe kepribadianku adalah S, aku menyukai beberapa pekerjaan di balik layar. Menulis misalnya. Ya, tentu saja. Tapi ketika sudah dilibatkan pekerjaan yang menuntut kita berhadapan dengan banyak orang, sepertinya aku akan angkat tangan. Contohnya adalah menjadi Customer Service dan Koordinator Lapangan. Tipe kepribadian yang cocok dengan dua pekerjaan itu adalah orang berkepribadian I(Influence). Karena mereka orang-orang yang ekstrovert dan suka bergaul.

Tidak semua ilmu yang diajarkan di kampus bisa aku terapkan semua. Yang menjadi tugasku adalah, aku harus mengenali siapa aku dan siapa orang-orang di sekitarku agar kita dapat bekerja sama. {}

Jakarta, 3 Februari 2019(13.12)

Who Am I?

landscape photography of pink petaled flowers
Photo by Min An on Pexels.com

Sampai saat ini aku masih bertanya-tanya.

Dimanakah kelebihanku?

Apa kekuranganku?

Kalau aku tidak mengenal diri sendiri, bagaimana bisa menjalankan usaha??

Sekarang mah bukan saatnya untuk bingung-bingunan lagi mau usaha apa? Bukan saatnya lagi gonta ganti bisnis ini itu. Sekarang sudah waktunya untuk menentukan bagaimana caranya agar bisnis yang sudah kita pilih dari awal agar berjalan dengan mulus. Bukan mencari peluang apa yang lebih bagus, tapi tentang bagaimana cara kita menyelesaikan apa yang telah kita mulai.

Jakarta, 3 Februari 2019(12.38)