7 Cara Efektif Menghilangkan Bau Mulut Saat Berpuasa

Salah satu masalah paling umum yang dialami masyarakat ketika sedang menjalankan ibadah puasa adalah bau mulut atau dalam bahasa medisnya disebut Halitosis. Halitosis ini dapat terjadi ketika mulut dalam kondisi kering karena berkurangnya produksi air liur di saat sedang berpuasa. Untuk mengatasi hal tersebut, kamu bisa lakukan hal-hal sederhana di bawah ini untuk tampil lebih percaya diri ketika berinteraksi dengan orang banyak…

  1. Berkumur dengan mouthwash.

Mouthwash dapat membunuh kuman-kuman penyebab bau mulut dan menyegarkan napas untuk membersihkan mulutmu secara menyeluruh.

Kalau tidak punya, kamu bisa membuat obat kumur racikan sendiri di rumah:

a. Segelas air hangat yang telah dicampur dengan madu. Gunakan untuk berkumur sesaat setelah makan sahur.

b. Segelas air hangat yang ditambahkan 1/4 sdm baking soda, 2 sdm lemon/jeruk nipis, dan garam secukupnya.

Berkumur menggunakan larutan ini dapat membuatmu terhindar dari bakteri penyebab bau mulut.

2. Sikat gigi secara menyeluruh

Menyikat gigi setelah makan sahur dan berbuka dapat mencegah sisa-sisa makanan tersangkut di mulut yang nantinya bisa menjadi sarang bakteri. Pastikan ketika menyikat gigi, bulu sikat menjangkau seluruh area mulut tanpa terkecuali.

3. Banyak minum air putih

clear shot glass

Photo by rawpixel.com on Pexels.com

Minumlah air putih minimal 8 gelas setelah berbuka hingga sahur untuk memenuhi kebutuhan air dalam tubuh. Air putih yang menyehatkan terbukti mampu meningkatkan produksi air liur selama berpuasa, sehingga mulut bisa tetap bersih sepanjang hari.

4. Mengonsumsi teh hijau tanpa gula ketika sahur

white ceramic teacup on white surface

Photo by rawpixel.com on Pexels.com

Teh hijau, selain menyehatkan ternyata juga dapat menghilangkan bau mulut. Bahan aktif cathecin yang terkandung dalam teh hijau dapat menghilangkan plak dan mengurangi kadar gula. Selain itu, zat antioksidan teh hijau berfungsi untuk membantu memperlambat pertumbuhan bakteri yang menyebabkan bau mulut.

5. Membersihkan karang gigi

care chair clean clinic

Photo by Daniel Frank on Pexels.com

Setidaknya dalam 6 bulan sekali, datanglah ke dokter gigi untuk memeriksa kondisi kesehatan gigi kamu. Adanya gigi berlubang ataupun karang gigi adalah beberapa faktor utama yang dapat menyebabkan bau mulut. Kondisi gigi yang kurang terawat akan memicu banyak bakteri untuk tumbuh dan berkembangbiak di dalam rongga mulut.

Baca juga:

Scaling gigi di RSKGM FKG UI

Operasi Bedah Mulut, Mengangkat Kista dari Gusi!

6. Makan buah-buahan/sayur saat sahur

close up of food

Photo by Pixabay on Pexels.com

Memperbanyak mengonsumsi buah-buahan adalah salah satu cara untuk mengatasi bau mulut saat berpuasa. Beberapa contoh buah dan sayur yang dapat menjadi penangkal bau mulut adalah tomat, wortel, apel, bengkuang, jeruk, lemon, dan pir.

7. Membersihkan lidah

Tak cukup dengan menyikat gigi saja, membersihkan lidah juga mempunyai peran penting untuk menghilangkan bau mulut. Karena bakteri juga dapat tumbuh dengan pesat di lidah. Kamu bisa menggunakan alat pembersih lidah atau sikat gigi lidah untuk membersihkan biofilm bakteri, sisa makanan, dan juga lendir.

.

Semoga bermanfaat ya.❤

Tulisan ini diikutsertakan dalam kompetisi 30 Day Ramadhan Blog Challenge yang diadakan oleh @bloggerperempuan.

.

With love,

.

📌 Jakarta, 🗒19/05/2019~14 Ramadhan 1440H

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s