Daftar Barang yang Dibawa Mudik

adult book business cactus
Photo by rawpixel.com on Pexels.com

Libur tlah tiba…

Libur tlah tiba…

Huurrayy!

*autonyanyi aowkowok….

Aku bener-bener nggak nyangka banget waktu berjalan secepat ini. Tiba-tiba hari ini udah harus pulang dong. Perasaan campur aduk. Entahlah. Mulai dari mimpi, bangun tidur, semua terasa berbeda. Tapi seharusnya aku harus berbahagia bukan?

Haha. Kalau boleh tertawa ternyata aku memang sesantai ini. Kalau menurut teori kepribadian DISC, aku orangnya emang steadiness banget. Menghadapi segala sesuatu dengan santai. Kaya nggak ada persiapan. Meskipun aku selalu menyiapkan segala sesuatunya walaupun dengan ritme yang tidak terlalu cepat. Intinya ya, tenang.

Sebelum bepergian, agenda wajib yang harus aku lakukan adalah membersihkan kamar, membuang barang-barang yang tidak diperlukan, mencuci baju, dan menyetrika. Kalau semua sudah, Insyaallah mudik udah tenang deh. Aku nggak pengen abis balik lagi ke Jakarta ngeliat bak baju kotor masih terisi penuh, setumpuk pakaian yang belum disetrika, kamar yang berantakan..dll…Karena perjalanan dari kampung ke sini pastinya membutuhkan waktu yang lama. Jadi begitu sampai kosan pikiran adem dan beristirahat dengan tenang. Aku sengaja spare waktu sehari buat istirahat di kosan sebelum akhirnya masuk hari aktif kuliah pada tanggal 17 Juni 2019.

Untuk barang yang dibawa mudik, aku nggak bawa banyak barang. Toh pasti koperku penuh sama pesanan orang-orang wkekeke. Selama 3 hari, aku memikirkan dengan matang tentang barang-barang apa saja yang beruntung kubawa pulang ke rumah. Berikut listnya:

  1. Durian Monthong Thailand 4 box

I know, di kampung, kalau lagi musim durian, durian harga miring beterbaran di hampir sepanjang jalan. Murah banget pokoknyalah. Meskipun murah, ketika ada durian, di rumah pasti berebutan buat makan durian. Dan seumur-umur aku tinggal di kampung belum pernah yang namanya nyobain durian monthong. Itu lho, durian yang dagingnya tebal, manis, legit, dan bijinya sangat kecil. Menurut aku durian ini sangat langka karena baru ada sedikit penjualnya di Indonesia, khususnya Jakarta. Di Jakarta aja dikit, apalagi di kampung ya. Sepertinya belum ada. Mangkanya adikku, dan saudara-saudaraku kepengen banget nyobain durian monthong yang aku jual. Karena mereka penasaran dan belum pernah makan. Yah, semoga saja aman dalam 16 jam perjalanan :). Let we see it!

2. 3 baju gamis + 3 legging 

Ini gamis yang aku beli promo kemarin di Tokopedia. Untuk lebaran tahun ini, aku sendiri yang membelinya. Nggak lagi dibeliin sama ortu di kampung yang harganya lebih mahal.

3. 4 Buku Diary

Meskipun aku mulai rajin menulis di blog, aku masih menulis diary lho…Bukan untuk curhat. Tapi lebih ke planning-planning dan goals yang ingin aku wujudkan. Di sana aku merencanakan segala sesuatu dengan matang. 4 buku yang kubawa pulang adalah part 65, 66, 67, dan 68. Btw, aku sudah 7 tahun menulis diary. Meskipun sekarang mulai jarang. Buktinya aku hanya menulis 4 buku saja sejak satu tahun yang lalu. Padahal dulu ketika SMA, bisa produktif nulis 4-5 buku dalam sebulan. Yah, manusia memang suka berubah.

Aku nggak lagi kaya dulu yang suka curhat di buku diary. Aku nggak mau nerima resiko kalau semua aibku diketahui orang. Karena aku nggak bisa mengontrol koleksi buku diaryku yang kumuseumkan dalam koper usang di rumah. Nanti kapan-kapan kita unboxing ya. Mulai buku diary zaman old hingga the newest.

4. Laptop + charger

Meskipun yang kubawa pulang bukan laptop aku, alias minjem, sebagai Direktur Keuangan Durian Monthong, aku membutuhkan laptop untuk mencatat segala jenis transaksi durian yang toko kami jalankan. Karena dengan cara inilah, kami bisa evaluasi sejauh mana bisnis kita berhasil atau gagal.

5. Tas kecil 

Seperti wanita pada umumnya, aku membawa dompet, tisu basah, tisu kering, pouch make up, dan tumbler. Just that. Oiya. Aku bawa kue kecil untuk teman dalam perjalanan karena lagi nggak puasa wkeke.

6. Hp + Charger + Power Bank + Headset

Perjalanan panjang mungkin akan membuatku sedikit mati gaya. Hp, headset dan power bank tidak boleh terlupakan!

7. Alat mandi + Handuk

I just bring, facial foam, sabun, sikat gigi, pasta gigi, udah. Kalo shampo mah di rumah Insyaallah ada. Ya kali nggak ada.

Mungkin itu saja barang-barang yang kubawa pulang. Sesungguhnya aku males bawa banyak barang kalau lagi perjalanan panjang. Apalagi aku mudik sendirian dengan kereta yang membutuhkan waktu semalaman untuk sampai di kota Tulungagung. Besok pagi setelah tiba di stasiun Tulungagung, aku pergi ke terminal dan naik bus jurusan langsung Trenggalek. Mungkin 1-2 jam perjalanan. Semangat!:)

 

Iklan

2 tanggapan untuk “Daftar Barang yang Dibawa Mudik

    1. Iya thank you 🤗

      Wahh… Semangat ya UASnya kak Rifina😃

      wkwkw. Suka nulis diary juga kah? Lebih ke journaling ya pasti? Hehe

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s