5 Mimpi yang Belum Tercapai

Dream List. Dulu aku suka sekali menuliskan target di sebuah buku kecil yang selalu kubawa kemana-mana ini. Sejak tahun 2016, Alhamdulillah buku ini selalu menemani perjalananku di setiap langkahku. Sudah ratusan mimpi yang aku tulis. Kalau tercapai aku centang dengan tinta biru, kalau gagal tentu saja aku silang dengan tinta merah. Dari sini aku dapat mengevaluasi sudah sejauh mana usahaku berhasil.

Sebenarnya aku sudah lama sekali tidak membuka buku kecil ini. Terutama sejak kuliah. Rasa-rasanya hobi menuliskan target yang dulu kutekuni di SMA sekarang mulai tergantikan oleh sesuatu hal lain. Mungkin hanya dengan mengingat saja sudah cukup buatku sekarang.

Hanya karena tema ini doang, yang kemudian memaksaku untuk membuka-buka kembali buku lama yang sudah ditinggalkan. Wkwk.

Biar aku baca dulu mulai halaman pertama.

Ngakak juga sih membaca target-target lamaku.

Kebanyakan adalah target mengejar prestasi, menaikkan jumlah tabungan, dan,…menurunkan berat badan. WKWK! Sekarang mah bodo amat, mau gendut kek, mau kurus kek, yang penting aku bahagia menjadi diriku sendiri. 🙂 Dan ngga ada yang boleh seorang pun merusak definisi bahagiaku.

Mumpung lagi buka buku mimpi nih, aku harus update target-target aku terkini. Biar aku bisa evaluasi lagi seperti dulu. 🙂

Melihat buku mimpiku, aku jadi teringat akan masa-masa SMA-ku di MBI(Madrasah Bertaraf Internasional). Dulu bener-bener santrinya dipacu agar saling berkompetisi meraih juara. Beda banget sama masa kuliahku yang sekarang. Dimana nilai IPK adalah rahasia masing-masing mahasiswa, yang bisa dilihat di akun mahasiswa masing-masing. Mau nilai jelek kek, mau nilai bagus kek, bodo amat. Yang penting bisa mengembangkan usaha. Karena goalnya memang menjadi pengusaha. No profit? Jangan sebut dirimu sebagai pengusaha!

Berikut adalah 5 mimpi yang sampai saat ini belum tercapai:

  1. Investasi Emas

Maraknya kasus investasi bodong(pernah jadi korban), maka salah satunya cara agar terhindar namun tetap bisa berinvestasi adalah dengan investasi emas. Sebenarnya deadline nya tanggal 30 Juni 2018 tapi entah ngga jadi. Padahal kalau ditabung dalam bentuk emas, uang akan aman. Sedangkan tabungan dalam bentuk uang tiap bulan akan berkurang terkena admin bank. Bukankah begitu?

2. Nikah

Sebenarnya cita-cita nikah sudah ada sejak dua tahun yang lalu. Saudaraku saksinya. Tapi berhubung tahun ini masih kuliah jadi ditunda dulu.

3. Berat badan 48kg

Entah dapet rumus berat badan darimana, sejak dulu aku mengidam-idamkan berat-badan 48kg, tapi belum tercapai juga wkwk.

4. Bisnis Rental Buku

Ini adalah sebuah bisnis yang sedari SD-SMA kujalankan. Karena aku suka baca buku dan banyak sekali orang yang mau pinjam bukuku (karena tidak punya biaya untuk beli), jadi aku memberi solusi dengan membuat rental buku kecil-kecilan. Aku membuat peraturan meminjam dan akan dikenakan denda bagi yang terlambat mengembalikan. Dulu ramai sekali wkwk. Tapi aku tidak tahu dengan kondisi pasar yang sekarang. Kebanyakan orang lebih menyukai membaca gadget dibanding membaca buku. 😦 Termasuk diriku sendiri. Harga buku yang semakin membumbung tinggi dan keterbatasan tempat yang kupunya membuatku mengurungkan niatku untuk mendirikan kembali usaha ini. Mungkin, nanti akan kuwujudkan setelah aku menikah dan punya rumah sendiri.

5. Backpackeran ketika libur kuliah

Modal usaha yang tidak terhitung sedikit, lalu biaya kuliah yang harganya selangit membuatku menunda impianku ini. Kecuali kalo aku bisnisnya jalan-jalan. :p Huehuee.

Kiana Travel lagi open trip ke Pulau Pari. Bagi yang ingin jalan-jalan dengan budget terjangkau bisa hubungi: 0812-8181-8790 

EH MALAH NGIKLAN!

#bloggerperempuan

#bpn30daychallenge

Iklan

Hal yang Disesali Saat Ini

Hal yang disesali saat ini apa ya?

Hmm…

Terlalu berani mengambil resiko mungkin. Tahun kemarin, tepatnya pada tahun 2017, diriku ini yang maasih awam banget mengenai dunia bisnis, yang masih sedikit ilmu yang dipelajari, udah sok-sok an mempercayakan daganganku kepada orang lain yang baru saja dikenal. Mau punya bisnis autopilot, tapi belum tau ilmunya. 😦

Waktu itu aku mempunyai niatan untuk menjadi reseller sebuah brand ternama keripik pisang dengan 5 variant. Ah, kalian pasti sudah tahu brand apa itu. Yang namanya sering kali disebut-sebut…dan…Secara tak sengaja aku mendapati iklan tersebut di Instagram. Kata-kata promosinya mungkin sangat menarik bagiku saat itu yang berambisi untuk memiliki penghasilan sendiri. Intinya iklan tersebut mengajakku untuk menjadi reseller keripik pisang agar bisa mendapat penghasilan 5juta perbulan! Uwooow.

Tanpa pikir panjang aku pun mendaftar di web yang diarahkan. Lalu aku mendapat email yang mengatakan, “Selamat, anda diterima menjadi Reseller Keripik Pisang Z*****. Bla…bla…bla” Dan tanpa pikir panjang lagi aku fikir jualan itu mudah. Tinggal ikut bazar ini itu. Dapat uang. Ikut bazar lagi. Dapat uang. Waah, ngitung doang mah mudah. Apalagi pake kalkulator. Tinggal pencet-pencet keluar angka yang besar. Tapii, mewujudkan apa yang sudah direncanakan itu yang susah. Terkadang aku suka malu membaca catatan yang dulu-dulu. Terlalu banyak membual dan ujung-ujungnya tidak dilaksanakan. Hmm.

Hal yang kusesali saat itu adalah, aku meminjam uang orangtua untuk menjalankan bisnis ini. Angkanya cukup besar bagiku. Yaitu Rp800,000,-. Aku mendapat dua box besar berisi full keripik pisang olahan. Dikirim langsung dari Bandung. Karena produksinya di Bandung.

Entah apa yang terjadi saat itu, keripik pisang yang kubeli hanya menjadi pajangan saja di kamarku. Sesekali aku makan sampai tenggorokanku sakit. Hingga suatu hari aku bertemu dengan seorang teman yang kukenal dari Facebook. Sebut saja mbak F. Nah, kulihat dari postingannya di facebook mbak ini pintar sekali jualannya. Aku pun ingin belajar kepadanya. Ketemuan di Revo Mall Bekasi, kami bercerita panjang lebar dari A-Z. Kami pun berencana untuk menjadi partner bisnis.

Saking dekatnya hubungan kami seperti saudara, aku sampai bela-belain pindah kosan ke dekat rumahnya di Penggilingan Cakung, Jakarta Timur. Rutin, hampir setiap minggu kami pasti ke Revo untuk meeting bisnis. Eh, kami nggak hanya berdua loh. Tapi kami juga sering mengajak teman-teman kami yang mau sama-sama berjuang untuk eksekusi bareng di sana.

Lalu temanku itu tahu kalo aku masih mempunyai produk yang tak tersentuh di kosan. Dia menawarkan untuk dijual aja di Revo. Sewanya murah kok. Cuma 10% dari harga produk. Nah, aku pun mengangkut semuua keripik pisangku ke mall itu. Satu atau dua minggu aku masih ke sana. Lama kelamaan aku tak punya ongkos untuk ke sana. Karena uang selalu habis di perjalanan. Apalagi makan di mall. Waduh, mahalnya selangit. Dan jualan? SEPI! Ya wajar aja sepi karena mall itu tidak terlalu ramai. Mungkin ramai jika ada saat-saat tertentu misalnya mengundang artis datang, dll.

Sebenarnya aku numpang saja di stand itu. Yang punya stand adalah agennya mbak F. Sudah ibu-ibu. Bahkan sudah mempunyai cucu. Tapi belum pantas juga kalau dipanggil nenek. Mungkin sudah kepala 5 atau 4, dan aku tidak terlalu dekat dengannya. Awalnya dia dengan baik hati mempersilakanku untuk menitip jualan di sana tanpa bagi hasil sedikitpun. Aku pikir, ah, orang ini baik sekali. Tapi ketika aku udah jarang ke sana lagi, bahkan sudah pindah kosan. Ketika karyawan beliau kuhubungi ternyata udah resign jadi karyawan si ibu itu. Dan si ibu itu tidak pernah menjawab ketika kutanyai kabar tentang barang jualan aku.

Raib sudah.

Karena temanku mbak F pun saat ini tidak bisa membantu. Dia sudah menemukan jodohnya dan ikut suaminya di Pati. Usut punya usut si Ibu itu udah ga di Revo lagi…

Pilih Menjadi Blogger Full Time/ Part Time?

Mungkin yang dimaksud blogger full time itu mereka yang mencurahkan sebagian waktunya untuk ngeblog. Sedangkan blogger part time adalah sebutan bagi mereka yang mempunyai prioritas lain selain menulis. (Atau ada pengertian yang lain? Share di kolom komentar di bawah ya! 🙂 )

Ada juga yang bilang bahwa menjadi blogger fulltime adalah sebutan bagi mereka yang sebagian besar penghasilannya didapat dari menulis. Dan profesi mereka adalah menulis itu sendiri di sebuah platform bernama BLOG.

Kalau aku sih berhubung masih pemula dan awam banget mengenai dunia blog lebih memilih untuk menjadi blogger part time aja dulu.

Karena bagiku menulis itu bukan untuk dikomersilkan. Menulis itu adalah caraku untuk menemukan duniaku. Kalaupun menulis bisa menghasilkan itu Alhamdulillah. Kalau nggak ya sudah. Toh aku menulis bukan untuk cari uang. Tapi untuk menyalurkan hobiku sedari kecil.

Sekalipun ngga ada yang baca atau ngga dapet imbalan sama sekali aku akan tetap menulis. Tapi Insyaallah kalau kita menuliskan kebaikan dan bermanfaat untuk orang lain akan mendapat amal jariyah yang tak lekang oleh waktu. 🙂

Saat ini aku sedang sibuk kuliah, sibuk mengurus bisnisku, sangat tidak mungkin rasanya kalau aku memutuskan menjadi blogger full time. Pun jika aku sudah lulus kelak. Aku akan menikah dan mempunyai anak. Tentu saja prioritas utama adalah keluarga dan juga rumah. Sambil mengembangkan bisnis, tentu tidak mungkin aku menjadi blogger full time.

Kecuali kalau aku sudah financial freedom, memiliki beberapa bisnis yang autopilot(bisa berjalan tanpa ada saya), anak yang sudah pada dewasa, rasanya….Ehmm…Bukan tidak mungkin untuk mengabdikan diri menulis sebelum meninggal wkwk.

Hobi biarlah menjadi hobi. Kalau ingin menghasilkan caranya ya berdagang. Karena berdagang/berbisnis adalah salah satu dari 7 pintu rezeki. 🙂

Ya. Apapun pilihanmu, tetaplah untuk menjadi dirimu sendiri.

Tulisan ini diikutsertakan dalam Blogger Perempuan Network 30 Day Challenge yang diadakan oleh komunitas Blogger Perempuan pada hari ke 22. Tema: “Pilih Menjadi Blogger Full Time atau Blogger Part Time?”

 

 

Pekerjaan Rumah Tangga yang Disukai

Sebagai seorang perempuan yang akan menikah, wajib hukumnya untuk menyukai pekerjaan rumah tangga. Masa bodo tentang aku yang dulunya pemalas, mau nggak mau aku harus merubah karakter dan sifat aku yang buruk.

Alhamdulillah semenjak aku merantau aku mulai berubah. Walaupun kadang-kadang masih suka males juga sih. Hal paling parah adalah ketika aku kedatangan makhluk-makhluk yang tak diundang, dalam kamarku. Mulai saat itu aku parno berat. Dikit-dikit bersihin kamar. Sumpah ku merinding.

Ternyata pekerjaan rumah tangga kalau dijalani asik juga ya. 🙂

Tiap pagi hari aku suka bersihin kamar. Dan itu agenda wajib ketika pagi. Setelah bangun tidur. Kamar juga harus mendapat penerangan yang cukup. Kalo pagi jendela harus dibuka agar tidak lembab. Lantai disapu sampai bersih. Semua barang-barang harus rapi. Kenapa? Suka aja kalo rapi. 🙂 Lebih enak diliatnya. Pikiran jadi plong. Kondisi kamar yang tertata rapi juga membuatku lebih produktif. Semangat untuk mengerjakan berbagai hal. Intinya akan selalu membuatku semangat. 🙂

Aku bahkan sampai bela-belain beli sprai baru yang warnanya soft dan polos(ungu dan tosca). Warna yang soft akan membuat pikiranku menjadi tenang. Sedangkan warna polos akan membuat kasur menjadi tampak lebih bersih, rapi dan indah. Ohiya, penggunaan sprai yang berkualitas juga akan melindungi kasur dari tungau dan debu yang membuat kita rentan terkena penyakit.

Sumpah aku suka sprainyaa huhuu. T_T

Selesai membereskan kamar dan menyapu, aku lanjutkan mengepel. Pertama-tama aku mengambil sebuah botol minuman bekas. Lalu kulubangi tutup botolnya. Setelah itu kuiisi dengan superpell sedikit saja, dan air yang banyak(Karena kalau superpellnya banyak nanti jadi lengket) Sumpah cara ini hemat pake buangett. Berapa bulan yaa, baru abis. Hehee.

Cara ngepelnya pun simple banget. Tinggal memercikkan air campuran superpell dari dalam botol(kaya nuangin kecap di warung bakso itu loh) lalu dibilas dengan alat pel. Ga perlu ember dan berbagai macam karena memang hanya mengepel lantai kamar aja. Simple kan? Lantai kamar pun menjadi bersih dan wangii. 😀

Sambil menunggu lantai kamar kering(aku keringkan dengan kipas), kegiatan selanjutnya adalah mencuci baju. Aku tidak mengharuskan semua baju harus tercuci. Sedikit-sedikit aja gapapa. Yang penting rutin. Dan aku memang sengaja tidak menjadwalkan mencuci baju pada hari Senin-Rabu. Agar fokusku hanya pada kuliah dan tugas-tugas saja. Nyuci baju bisa dicicil mulai hari Kamis-Minggu. Dan setelah mencuci adalah menyetrika baju yang baru saja kering dijemur.

Aku juga mewajibkan lemari itu harus RAPI. Baik itu buku, baju, makanan,dll(wkwk lemari serbaguna). Lemari yang rapi dan indah menciptakan kepuasan tersendiri buatku. Hehe.

Berhubung aku adalah anak kosan, yang mempunyai kamar pas-pasan, otomatis lemari hanya muat satu biji doang. Nah, aku ngaturnya bagaimana?

Lemari kosan ini menurutku cukup besar ya. Lemari ini terbagi dalam 3 kotak. Kotak paling atas aku isi dengan buku dan pernak-pernik. Kotak di bawahnya aku isi FULL dengan pakaian. Kotak paling bawah adalah untuk persediaan cadangan makanan. Hehe. Ada mie, kopi, telur, gula, beras, sambal, ulegan, dll.

Untuk barang-barang yang tidak digunakan lagi aku museumkan ke dalam koper. Entah suatu saat akan disumbangkan atau dibawa pulang.

Untuk pakaian yang ada di gantungan kamar juga gabole sembarangan naronya. Harus pake hanger biar muat banyak dan pakaian tidak kusut. 🙂

Bersihin kamar udah, ngepel udah, nyuci udah, nyetrika udah. Laper gak si? Kegiatan rumah tangga selanjutnya yang kusuka adalah memasak. Memasak apapun yang sederhana, yang penting enak dan sesuai kantong. Dengan rutin memasak sendiri Insyallah pengeluaran bulanan jadi hemat bangett. 🙂

Biasanya sekali memasak bisa untuk seharian. Atau untuk besoknya. Berhubung di kosan nggak ada kulkas, jadii, aku taro lauknya di Rice Cooker bersama nasi. Lauk nggak basi, dan akan tetap terjaga kehangatannya. :)) Suka bangett deh. Selain hemat besoknya gaperlu mikir lagi mo makan apa. Tinggal ngambil di rice cooker. Huehue. Rice cooker pahlawanku.😍😍

Yang Dilakukan di Hari Libur

Setelah berfikir dari malam kemarin sampai bertemu malam lagi, akhirnya aku mendapatkan sebuah jawaban…

Ah, tidak. Sebenarnya aku hanya mencari sebuah moment yang pas untuk menulis. Nggak mungkin kan, aku menulis dengan keadaan pikiran yang ga tenang karena mikirin berbagai tugas yang belom terselesaikan? Hehe. Karena menulis itu butuh waktu yang longgar, pikiran yang tenang, suasana hati yang pas, dan, aku harus membaca sesuatu dulu biar makin semangat untuk menulis. 🙂

Membaca itu mengisi, sedangkan menulis itu menuangkan. Ibarat sebuah gelas, otak harus terisi dulu dengan bacaan-bacaan segar agar ada sesuatu yang bisa dituangkan ke dalam bentuk sebuah tulisan. 🙂

Masih semangat mengikuti tantangan ngeblog, meskipun yaa…Masih tertinggal, gapapalah. Walau bagaimanapun, urusan kuliah itu yang nomer satu. Tapi aku akan merasa sangat hina sekali kalau tidak bisa menyelesaikan tantangan ini. Karena sudah komitmen dari awal mau menulis apapun yang terjadi. Huehue.

Hari ini sebenarnya libur. Tapi aku juga mengerjakan tugas kampus dikit-dikit(Buat 300 judul iklan,dll). Percayalah, libur itu hoax bagi kampus aku. Tapi dibawa nyantai aja, karena sebenarnya aku sangat menyukai dunia bisnis.

Hal yang kulakukan ketika liburan?

Yeayy. Sebentar lagi aku akan libur panjang. Tepatnya pada tanggal 20 Desember nanti, sampai tanggal 7 Januari. Seharusnya memang tiap libur panjang aku pulang ke kampung halaman. Tapi untuk tahun ini, nggak dulu deh. Ada banyak hal yang harus aku capai. Ga boleh liburan dulu!

Aku itu semacam memiliki dua kepribadian. Kadangkala aku suka outdoor, kadangkala berubah menjadi anak rumahan banget yang males buat kemana-mana. Maunya di kamar terus. Bosen? Nggaklah. Aku selalu punya cara untuk membuatku tidak bosan.

Dulunya sih suka ngebolang ke sana ke mari. Tapi untuk saat ini aku sedang menghemat biaya untuk masa depan yang lebih baik. Asekk.

Aku menunda kesenanganku dulu, agar aku punya tabungan kelak biar hidup tentram.

Seperti yang diajarkan emak, jalan-jalan itu adalah perbuatan yang mubadzir. Dari kecil aku selalu ditanamkan pemikiran yang seperti itu. Dan emak selalu mengajarkan kalau untuk bahagia tak perlu biaya mahal. Cukup membaca sebuah buku yang kita senangi maka kita sudah bahagia. Luar biasa sekali bukan?

beige table lamp on table with chair in room
Photo by Chris Gonzalez on Pexels.com

10 List Lagu yang Menjadi Favorit

Dulu ketika masih jaman-jamannya sekolah, aku suka mengoleksi lagu di hpku. Masih inget banget suka hunting lagu ke google, ke temen-temen, dll. Tiap ada lagu baru yang unik aku selalu berusaha untuk mengejarnya sampai dapat. Dan, hal terkonyol yang pernah aku lakukan ketika ingin mendapatkan lagu favoritku (yang waktu itu jadi soundtrack FTV) aku merekam suaranya menggunakan laptop karena masih SD belum punya hp. Hihi. Parah banget ya. Sambil jongkok berjam-jam lagi ngerecordnya-_-

Kalo sekarang mah beda. Jaman udah maju. Udah punya hp sendiri. Dan kalo mau dengerin lagu enak tinggal buka youtube beres. Ga perlu deh kirim-kiriman lagu ma temen-temen. Itu juga belum tentu aku dapet semua lagu favorit yang aku cari. Wkwk. Kalo sekarang sih dengerin musik lebih suka streaming di youtube. Kalo kamu? 🙂

Berikut ini adalah 10 list lagu yang menjadi favorit aku:

  1. Ditinggal Rabi

Menyedihkan. Tapi harus kuat ya 🙂

2. Keselowan(Versi parody lagu Selow)

Menurut aku ni lagu kocak banget. Tapi nyesek juga.

Ditikung temen sendiri, selow aja! Haha.

3. Korban Janji

Entah kenapa aku suka banget sama lagu-lagu galau. Padahal aku ga galau. Haha. Apalagi kalo lagi dalam perjalanan panjang sambil dengerin lagu-lagu galau. Wetseeeh. Enak banget!

Sekali lagi ketika mendengarkan sebuah lagu aku sangat jarang memperhatikan liriknya. Karena yang lebih aku perhatikan adalah nadanya, iramanya. Aku suka lagu ini bukan berarti aku pernah jadi korban janji loh ya 😛 Wkwkw

4. Sayang

Inget ga sih, sama lagu Sayang Via Vallen?

Lagu lama si ya. Tiap denger lagu ini aku selalu inget jaman-jaman kuliah di kampus lamaku. Pas lagi sibuk ngerjain tugas akuntansi, di kelas nyetelnya lagu ini. :” Ga boong. Tapi kangen. Kangen masa-masa luguku jadi anak Jakarte. Kangen temen-temenku. 😥

5. Ilusi Tak Bertepi

Kalem, tapi menyayat.

6. Aceng Pilek

Haha. Jadi keinget Tiktok gaksi? Jujur ku 100% gapernah download aplikasi Tiktok. Pernah penasaran, tapi entah, nggak ada sedikitpun terbesit pengen download tu aplikasi. Malah yang aku download yang lainnya. Entah apa namanya. Aku lupa. Pokoknya yang logonya warna merah itu. Itupun cuma nyoba beberapa lagu bis itu ga make lagi.

Mendengarkan lagu ini unik aja gitu. Bikin semangat karena nadanya asik.

Ohya, Aceng Pilek versi parody akimilak kali ya. *kurangpaham

7. Menunggu Kamu

Iya. Menunggu kamu kapan melamar aku 😦

8. Goyang 2 Jari

Lagi-lagi lagu Tiktok. Wkwk. Entah kenapa dengerin lagu ini jadi semangat.

8. Konco Mesra

Salah satu lagu yang mengandung bahasa Jawa yang aku suka.

9. Pujaan Hati

Sumpah ni lagu dah lamaaa banget! Ngingetin pas jaman-jaman mengenal cinta pertama wkwk. Aw, maniis banget. Lucu juga berhubung waktu itu masi SD sok-sokan jatuh cinta haha. Tapi uniknya dulu tuh cuman jatuh cinta dalam diam loh. Sama seorang murid ibuku sendiri. Yang tak lain kakak kelas waktu SD. Aku kelas 5, dan dia kelas 6. Ada rasa yang tak biasa ketika bertemu dia. Tapi ternyata ada seorang temen perempuanku yang yang suka juga ama si doi. Dan aku malah membantunya mendapatkan si doi. Setrong kan aku?

10. Lara Hati- Reggae Version

No comment.

Ah, boleh gaksi nambah list lagi? Lagu favoritku ga cuma ini wkaka.

Udah ah. Publish aja.

Terima kasih sudah membaca. 🙂

 

#BlogPerempuan

#BPN30DayChallenge

 

5 Youtuber Favorit

Youtuber favorit??

Hmm…Siapa ya?? Aku mungkin memang penggemar youtube. Bahkan aku sampe bela-belain beli kuota khusus youtube 10GB tiap bulan. Tapi tidak spesifik aku penggemar youtuber tertentu. Karena kalo temanya menarik dan sedang aku butuhkan infonya pasti aku tonton. Siapapun itu. Baik youtuber pemula maupun youtuber expert seperti Ria Ricis ataupun Bang Atta. Tapi yang lebih banyak kucari adalah tema-tema seputar memasak, kecantikan, musik, film, komedi, dll

Nah, berikut ini adalah 5 youtuber favorit yang, seenggaknya lebih lama lah menonton mereka. Wkwk

1. Saritiw

Pasti tahu kan, siapa itu kak Saritiw? Saritiw adalah nama singkat dari nama panjang Endah Sari Pratiwi. Seorang beauty vlogger yang caem punya. Aku suka menonton videonya udah sejak lama. Bahkan hampir semua videonya sudah aku tonton. Selain karena parasnya yang cantik, dia juga ramah bangettt. Suka deh sama gaya bicaranya. Ga bikin bosen hehe. Semua tutorial yang dibagikannya di youtube pun mudah dilakukan. Ohya, selain jadi youtuber dia juga jadi selebgram loh.

2. Rafdi Muhammad

Nah, kalo ini sih temen kampus aku sendiri wkwk. Eh seriusan haa. Bang Rafdi ini orangnya juga ramah banget. Tinggal di Depok. Dulu bulan pertama di Kampus Bisnis Umar Usman kita sekelas. Dulu tuh aku ga ngeh kalo dia youtuber wkwk. Tau-tau waktu temenku bilang kalo di kampus UU tuh ada seorang youtuber yang sedang naik daun, yaitu Bang Rafdi.

Kalo dari tema yang diambil sangat menarik! Yaitu tentang konspirasi. Cukup misterius, tapi tidak seekstrim film horor. Bisalah, ditonton sendirian. Hehe. Meskipun merinding-merinding dikit. Aku salut dengan tema yang konsisten diambilnya dari awal sampai akhir. Tentang konspirasi semua. 🙂 Semangat terus berkarya bang.

3. Raditya Dika

Nahh, siapa si, yang ga kenal ama Bang Radit yang super duper kocak satu ini. :)) Paling betah yang namanya dengerin stand up comedynya bang Radit. Bikin aku ketawa-ketawa sendiri haha.

Konyol si, menurut aku. Tapi sangat-sangat menghibur. Contohnya yaitu tentang video kucingnya yang nyanyi. Kreatiff parah. Ceritanya itu loh. Bisa aja. XD Baru kali ini ada kucing bisa nyanyi.

Selain video youtube aku juga suka nonton film-filmnya Bang Radit.

4. Luvi Albert

Masih dengan genre komedi akhir-akhir ini aku juga suka dengan video-videonya Luvi. Gaya bahasanya yang medok bikin aku keinget sama kampung halaman wkwk.

Jadi dulu tuh ceritanya dia pernah tinggal d Jawa. Tapi sekarang balik ke Tangerang lagi kayanya.

Yang bikin aku suka adalah Luvi yang selalu bersikap apa adanya. Ga maksa kita suruh like, share and suscribe kalo emang ga suka. Tapi kalo mau like dan subscribe ya boleh banget. Bahkan kalo mau dislike juga gapapa kata dia.

5. Nikisuka

Kalo yang ini adalah semacam vokalis dari sebuah band reggae gitu(mungkin). Semua video-videonya adalah cover music yang lagi ngetrend dan dilambatin ritmenya. Trus diaransemen dikit-dikit. Hasilnya keren!! Mo diulangin beberapa kali pun juga ga akan bosen. Baru kali ini loh, aku suka musik reggae. Biasanya juga pop yang biasa. Tapi dia bisa membawakan lagunya dengan santuyy banget! Mau lagu yang nadanya seneng atau galau, semua sukak. Lagu yang berbahasa Jawa juga oke. 🙂

Alhamdulillah. Akhirnya kelar juga tema hari ke 18. Yang awalnya bingung mau nulis apa, ternyata kalo dicoba mulai menuliskan kata pertama meluncur juga hingga menuju kata terakhir. Wkwkw

Mohon maap telat apdet. Si penulis lagi sibuk dengan tugas-tugas kuliah, hmm. Ini juga nulisnya disempet-sempetin pagi hari sebelum berangkat kuliah. Karena kalo malem abis pulang kuliah udah capek bangett dan pengennya istirahat. Hehe

Tulisan ini diikutsertakan dalam Blogger Perempuan 30 Day Challenge yang diselenggarakan mulai tanggal 20 November s/d 20 Desember nanti. Sampai jumpa. Terima kasih sudah berkunjung. 😉

#bloggerperempuan

#bpn30daychallenge