Trade Expo Indonesia

๐Ÿ“† 25/10/2018

๐Ÿ“ ICE BSD City Tangerang

Trade Expo Indonesia(TEI) adalah pameran dagang terbesar di dunia yang didesain khusus untuk mendongkrak pertumbuhan ekspor dan perluasan pasar berskala Internasional. Dengan mendatangkan 1100+ exhibitors dan buyers dari 100+ negara.โ˜บ

Nah, di sini aku ga akan menceritakan panjang kali lebar kali tinggi TEI itu apa. Kalian bisa mencarinya sendiri di google. Yang pasti di sini kami mendapat banyak link vendor, wawasan tentang ekspor, pengalaman, dan masih banyak lagi. ๐Ÿ˜Š

Dari kiri: Kak Fitri, Kak Ulfah, Kak Dewi, dan aku yang pake kerudung hitam. Kami semua sama-sama mahasiswi Kampus Bisnis Umar Usman Batch 6.

Sedikit cerita, kalo di antara kami berempat, kak Fitri inilah yang telah berhasil duluan membuka stand di TEI ini. Katanya dia bisa membuka stand GRATIS karena orangtuanya tu punya link sama kementrian. Soo, buat kalian-kalian yang mau expor produk, atau buka pameran di acara sebesar ini, kalian deketin aja. Pak menteri. Atau pak menteri. Kalian boleh banget memperkenalkan diri. Karena dulunya Ibunya Kak Fitri juga melakukan hal yang sama. Dan Alhamdulillah ya, bisnis roti bagelennya disambut ramah oleh orang kementrian. :))

Keren banget pokoknya! Aku salut sama kak Fitri ini. Selain orangnya ramah, baik, rendah hati, dia juga suka membantu sesama. Bisnis Roti Bagelen yang dirintis bersama sang Ibunda pun pernah mendapatkan penghargaan pada tahun 2017 lalu. Wiih,…๐Ÿ˜ Juga, roti yang mereka produksi sendiri ini sudah sampai ke berbagai mancanegara lhoo! Kalian bisa cek di instagramnya: @bagelenubiungu.

Ini beberapa contoh gambar produknya๐Ÿ˜ƒ

Rasanya enakk bangedd! Sukaak!๐Ÿ˜๐Ÿ˜‹

Roti Bagelen Ubi Ungu sudah sampai Paris.

Kalo produk kuliner mungkin agak ribet di legalitas yah. Kata kak Fitri, “Legalitas mah gampang. Yang penting udah lolos uji ngangeninnya dulu. Udah dapet pasar potensialnya. Dan yang paling penting kita harus punya banyak link. Misalnya sesama wirausaha muda, pihak pemerintah, dan lain-lain. Kalo punya link, semua urusan pasti gampang ko. :)”

Kalau yang ini foto bareng-bareng dengan anak UU yang lain. Awalnya ga janjian, eh ternyata ketemu ma mereka di sana. Wkwkw. Kejutan bangett!

Dari kiri: Aufa, aku, Mr. Robert, Kak Dewi.

Ketika kami sedang kelelahan setelah muter-muter dari stand satu ke stand yang lain, tiba-tiba ada seorang bule datang dan minta izin memotret kami. Wow!! Kok berasa jadi artis yah. Wkwkw.

Saat itu posisinya lagi duduk di pinggir stand yang udah sepi pengunjung. Dan, “Wow. It looks very natural. Helloo…let me take some of your picture guys. May I??” Tanya bule itu.

Kamipun kebingungan yang tiba-tiba disamperin bule asal Italia itu. Dengan bahasa Inggris yang belepotan kamipun mengiyakan. Difoto dengan berbagai macam pose yang natural.

Setelah itu kamipun selfie bersama. Hoho.

Kesalahanku adalah lupa tidak meminta nomor whatsappnya. Padahal kalo punya dan pertemanannya masih berlanjut sampai sekarang itu adalah sesuatu hal yang saangat keren! Siapa tahu dia menjadi partner bisnis kita suatu hari nanti. Aku menyesal.

Baru pertama kali ini ada seorang bule yang seramah itu. Dia juga perhatian. Dia bertanya padaku, “Hi. Why are u shy?! :)” (kenapa kamu malu??)

OMG! Separah itukah aku sampe bule pun bilang aku pemalu???!๐Ÿ™ƒ

Foto dengan Pak Jokowi hihii.

Ini aku dan Kak Dewi. Kak Dewi sampe bela-belain nginep di kosan aku biar bisa ke Tangerang bareng. Kalian tau? Tangerang itu jauh banget. :’) 2.5 jam dari kosan aku di Jati Padang. Dan kami bela-belain datang ke sana pulang pergi selama dua hari. Pulang dari sana jam 12 malam. Besok paginya pergi ke Tangerang lagi.๐Ÿ™ƒ Luar biasa. Capek sekali. Tapi banyak ilmu yang kami dapat.

Sambil jalan-jalan kita juga bisa kulineran gratis lohh. Mampir aja di stand kuliner. Karena rata-rata mereka menyediakan sample produk untuk dicicipi. Kita juga bisa mengupas lebih dalam tentang bagaimana cara produksi, pengiriman darimana, dan banyak hal. Luar biasa seru kan?๐Ÿ˜Š Rugii deh kalo ga ikut. Soalnya free entry di sini. Meskipun jauh tapi kita bisa mempelajari banyak hal.

Di ICE BSD City itu ada 10 hall. Luaaas banget. Dua hari itu aja ga semuanya kita selesai jelajahi. Padahal kita sampe malam di sana. Udah sangat capek.โ˜บ

Produk-produk yang bisa diekspor itu banyak banget. Ada handycraft, makanan, furniture, dll. Kamu mau cari apa aja ada. Tinggal liat peta saking banyak dan luasnya produk yang dipamerkan di sini.๐Ÿ˜Š

Ini foto saat menikmati secangkir kopi sehabis materi tentang ekspor ke ASEAN dan RRT. Wkwkw. Sumpah ya. Ikut kelas ini berasa kuliah lagi di Akademi Pimpinan Perusahaan. Karena dulu sempet belajar Perdagangan Internasional Wilayah ASEAN dan RRT juga. Bedanya, di sini kami bisa berinteraksi langsung dengan pak konjen dan pak dubes yang baik hati.

Inti dari pembelajaran di kelas ini adalah,, ketika kita mau mengekspor suatu produk, kita harus benar-benar pastikan produk kita itu TERUJI. Ketika ikut seminar atau pameran, jangan lupa bawa kartu nama, brosur, dan sample produk. Kita bisa saling bertukar kartu nama dengan para wirausaha lain. Kalau ada spot bagus, bisa kita gunakan untuk foto produk gratis. Hehee.โ˜บ[]

Iklan