Cara Mudah Membuka Sebuah Bisnis untuk Pemula

two baked pastries in plate on table
Photo by Elle Hughes on Pexels.com

Kenapa seorang anak muda harus pandai berbisnis?

Tentu saja agar bisa mandiri tidak lagi merepotkan orang tua.

Pasti keren sekali dong, kalau di usia muda sudah dapat menghasilkan uang sendiri? Kalau perlu apa-apa bisa beli sendiri. Tidak lagi merengek-rengek kepada orang tua.

Pun ketika sudah dewasa…Bagi laki-laki sebuah bisnis yang bagus akan membantunya mencari nafkah untuk keluarga. Bagi perempuan, sebuah bisnis yang bagus akan menjadi bekal pernikahannya nanti agar tidak bergantung kepada suami.

Tinggal temukan bakatmu dimana, dan berusahalah sungguh-sungguh.

Nah…Sebelum memulai berjualan atau berbisnis, carilah terlebih dahulu jati diri dan keberuntunganmu 🙂
1. TEMUKAN NAMA USAHAMU
1.1. Boleh nama jalan, tempatmu atau nama daerah tempatmu.
1.2. Boleh nama anak, atau nama keluargamu
1.3. Boleh nama do’a yang umum ada di pasar atau nama do’a modern
1.4. Boleh membuat nama unik yang belum pernah dipakai

1.5. Contoh: Durianku Durian

2. WARNA LOGO USAHAMU
2.1. Jika menang akademis atau non akademis, kamu sering dilingkupi warna apa yang terulang-ulang lebih dari 3x?
2.2. Jika kamu menang undian, dorprize, hadiah, dilingkupi warna apa dan terulang ulang lebih dari 3x?
2.3. Maksimal 3 warna

3. ARAH USAHA
3.1. Lihatlah saat kamu sekolah, kuliah, kerja yang saat itu berprestasi seringkali menghadap kemana? Barat? Timur? Selatan? Utara?
3.2. Lihatlah saat orang tuamu rumahnya atau kantornya saat berprestasi sering menghadap kemana?
3.2. Maksimal 2 arah. Arah usaha ini bermanfaat untuk kamu ketika akan membuka sebuah toko offline di pinggir jalan

4. JALAN USAHA.

4.1. Catatlah sejak kecil sampai sekarang kamu pernah berjualan apa? Kategorikan dan beri score 1-10 pada masing-masing jenis usaha. Yang score-nya paling besar itulah jalan usahamu. Contoh:

TK 0
SD (persewaan buku) 8
SMP (persewaan buku) 8
SMA (persewaan buku) 7
Mahasiswa:  Tahun 2017 (Jual pulpen yang bisa dihapus) 9, (Jual baju) 4, (Jual tiket dan PPOB) 7, (MLM) 2
Tahun 2018 (Jual masker spirulina) 4, (Jual Pancake Durian) 8

4.2. Lihatlah garis orangtuamu di bidang apa atau kerja di garis apa? Jika dokter, maka jenis usaha yang cocok adalah sesuatu yang berkaitan dengan dunia kedokteran. Jika guru maka usaha yang cocok adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan dunia keilmuan, dst.
4.3. Jika disulitkan, dirumitkan, diruwetkan, disukarkan, TINGGALKAN!
4.4. Jika dimudahkan, dilapangkan, dilancarkan, disukseskan, LANJUTKAN!
4.5. Jika memiliki kesukaan yang memudahkan maka jadikan ladang usaha 🙂

Selesai.

Semoga bermanfaat ya!^ ^

Ilmu ini saya dapatkan dari mastah SEO Pak Agus Piranhamas, pada One Day Full Training nya di Kampus Bisnis Umar Usman.

.

Jakarta, 9 Februari 2019 (22.34)

Iklan

Macam-Macam Tipe Kepribadian

tipe-tipe-kepribadian-disc

Ada banyak cara untuk mengetahui tipe-tipe kepribadian. Khususnya untuk mengenali karakter seseorang. Contohnya adalah DISC.

Kenapa sih harus mengenal tipe-tipe kepribadian?

Ya tentu saja ilmu ini akan sangat bermanfaat ketika kita bekerja di suatu perusahaan atau misalnya kita sedang menjalankan bisnis. Jadi nggak heran kan, kalau ketika ada orang yang mau masuk kerja ada tes kepribadiannya dulu…

Harapannya, ketika sudah mengetahui jenis-jenis kepribadian, jangan lagi memaksakan seseorang untuk mengerjakan sesuatu yang tidak disukainya. Atau dengan kata lain meminta seseorang mengerjakan sesuatu yang bukan bidangnya.

Kalau untuk individu, mempelajari jenis-jenis kepribadian akan sangat bermanfaat sekali untuk mengetahui bidang/profesi mana saja yang cocok denganmu ke depannya. 🙂

  1. Dominance (D)

a. Aktif

b. Menyukai tantangan tantangan

c. Nggak takut dengan konflik

d. Mempunyai rasa percaya diri yang tinggi

e. Mempunyai visi besar untuk merubah lingkungan

f. Lebih suka menjadi penggerak daripada digerakkan

g. Cepat menyelesaikan suatu masalah

h. Ambisius dan berkemauan keras

 

2. Influence(I)

a. Ekstrovert

b. Suka bergaul

c. Suka menghibur

d. Lebih suka mengerjakan sesuatu berkelompok daripada sendirian

e. Antusias

f. Suka melibatkan emosi dan memiliki empati yang tinggi

g. Sifat dasar periang

h. Memiliki tingkat ketelitian yang tinggi

i. Mudah percaya orang lain dan menghargai orang lain

 

3. Steadiness (S)

a. Berkeras hati

b. Gigih

c. Sabar

d. Mempunyai pembawaan tenang dan pendiam

e. Nggak cepat bosan akan pekerjaan rutin

f. Menyukai ketenangan daripada konflik

g. Kurang suka dengan sesuatu yang dadakan

h. Sering menjadi inspirasi bagi orang-orang sekitar

i. Cenderung dapat diandalkan dan memiliki loyalitas yang tinggi

 

4. Conscientiousness(C)

a. Tertarik dengan hal-hal yang membutuhkan perincian dan detail

b. Menyukai segalanya yang teratur dan jelas

c. Lebih suka terpaku pada fakta dan bukti

d. Taat pada peraturan

e. Mengikuti prosedur

f. Tanggung jawab

g. Penuh pertimbangan

h. Menyukai kesempurnaan

Nah, itu dia tipe kepribadian pokok menurut DISC. Kalau kamu termasuk yang mana? 🙂 Tulis di kolom komentar yah.

.

Jakarta, 3 Februari 2019(14.47)

 

Tentang Tokopedia yang Belum Banyak Orang Tahu (Cara mudah bisnis tanpa modal ada di sini)

toped

Seberapa seringkah kalian berbelanja di marketplace?

Hehehe. Mungkin sebagai anak generasi milenial udah pada familiar ya sama marketplace? Di Marketplace kita bisa mendapatkan apapun yang kita cari dengan harga yang sangat murah meriah, daripada kita ke toko ataupun ke mall langsung.

Yea. Aku adalah tipe anak yang lebih suka belanja online daripada pergi ke mall. Huehehe. Anak rumahan bangeeet. Ntar kalo di mall banyak banget yang mau dibelii. Uangnya ga sanggupp. Belum transport untuk pergi ke mallnya. 😦 Kalo main ke mall pasti pengen makan juga, yekan? Dan harganya tuh, selangit. Untuk menghindari sifat hedonisme, aku pun memutuskan untuk beli online aja, daripada ke mall. Toh kalo di marketplace hanya membeli beberapa barang yang memang ‘benar-benar dibutuhkan’.

Meskipun tidak bisa dibilang sering-sering banget, tapi setiap aku butuh sesuatu larinya selalu ke Tokopedia. Ketika ada barang menarik di Instagram aku selalu ngecek dulu harga di Tokopedia. Dan benar saja, harga di Tokopedia selalu menawarkan harga terbaiikk. Murah meriah. 🙂

Nggak heran Tokopedia seringkali dijadikan lahan untuk berbisnis oleh sebagian orang. Sedikit bocoran(info dari dosen) marketplace semisal Tokopedia kaya karena para dropshipper. Bukan karena pembeli aseli yang niatnya emang mau membeli. TERNYATA OH TERNYATA. Termasuk saya juga hihihii. Tapi belum banyak orang yang tahu akan hal ini.

Tokopedia ibarat Tanah Abang yang ada di Jakarta. Kalau ingin jualan online, kita bisa cari suppliernya di Tokopedia. Dan itu BOLEH. Untuk gambar dan copywriting kita tidak perlu susah-susah bikin karena kita bisa izin dulu sama penjualnya langsung yang ada di Tokopedia. Dan menurut aku, ini adalah cara paling aman untuk memulai bisnis online karena tanpa modal biaya sama sekali. Paling cuma modal tenaga untuk survey dan memasarkan.

Inilah salah satu bentuk kemudahan berjualan masa kini. Tinggal memasarkan, kalau ada yang pesan kita tinggal mentransaksikannya ke tokopedia. Dijamin aman kalo rating tinggi dan kecepatan toko sangat kuat. Jadi sebelum menjadikannya supplier kita harus benar-benar survey toko dulu.

Target marketnya siapa? Ya, orang-orang yang belum begitu mengenal marketplace. Karena ketika seseorang sudah mengenal marketplace bisa jadi ia akan menjadi sangat loyal. Tidak akan beli di tempat lain kecuali memang mendesak.

Dilansir pada Tempo.co, selama tahun 2016 Tokopedia meraup transaksi hingga 1 Triliun perbulan dengan 30 juta produk yang siap dibeli. Dan transaksi meningkat sejumlah 20% semenjak Tokopedia menghadirkan banyak sekali promo-promo yang sangat menggiurkan. #korbaniklanwkwk

Bolehkah kita mengambil untung 50.000 sampai dengan 500.000 rupiah?

Jawabannya, sangat boleh. Dan dianjurkan. Dengan ketentuan kita sudah mengantongi izin dari supplier produk yang akan kita pasarkan. Karena ada beberapa perusahaan tertentu yang mempunyai peraturan mengenai harga jual produk. Kalau misalnya produk kita laku ya boleh-boleh aja. Silahkan. Yang tidak boleh itu ketika kita memaksa orang lain membeli produk kita padahal sebenarnya tidak butuh. 🙂 {}

 

9 Aplikasi Tambahan yang Wajib Ada di Ponsel Aku

Terinspirasi oleh salah seorang blogger lalu kemudian aku menulis tentang ini. Hehe

Sebenarnya aku punya banyak sekali aplikasi di hp. Apalagi hpku ada dua. Bukan untuk menyombong apalagi pamer. Karena hpku jauh dari kata ‘bagus’. Tapi aku sangat bersyukur telah memiliki keduanya. :’) Keduanya saling melengkapi. Tak ada niatan sedikitpun untuk menjual salah satunya.

Hp yang lama aku gunakan khusus untuk bisnis(ah boong aslinya juga buat nonton film! Ups😂). Alhamdulillah mampu nampung banyak aplikasi dan data. Walau ga banyak-banyak banget, tapi ‘cukup’ menurutku.

Sedangkan hp kedua aku gunakan untuk hp pribadi. Nah, baru hp yang kedua ini ga bisa nge-read kartu memori. Seperti kerusakan kecil di dalam. Dan aku ga paham. Jadinya ga bisa nampung banyak aplikasi dan data. Mangkanya aku hanya mengisi beberapa aplikasi tambahan yang wajib-wajib ada di ponsel ini. Nah, apa sajakah itu??

1. Whatsapp

Yaa, siapa sih yang ga punya aplikasi satu ini? Whatsapp cukup populer di kalangan masyarakat modern jaman sekarang. Apalagi kaum milenial. Aplikasi ini juga mendapat urutan pertama aplikasi di hp yang sering banget-banget aku kunjungi.

2. Telegram

Sebenarnya aku jarang banget bersosial media menggunakan telegram. Telegram aku gunakan hanya untuk menampung data saja. Apalagi foto. Wahh, kalo ini mahh, telegram favoritt😍😍

Sejak adanya telegram nihh, tiap aku ada foto bagus langsung auto save di telegram. Nggak lagi mengandalkan gallery. Ya tau sendiri kan, hp aku kaya gimana🙁

Pengalaman ga nyimpen foto di telegram, waktu personal storage overload, gallery ga bisa dibuka. Sampai akhirnya aku FORMAT dan semua data hilang begitu saja. 😦 Kan sedihh.

Padahal aku orangnya suka mengabadikan kenangan. Aku suka memotret sesuatu yang penting. Dan telegram membantu banget sebagai wadah penyimpanan koleksi fotoku. Dan ga akan pernah hilang kecuali dihapus. Ah, suka bangett!❤

3. WordPress

Akhir-akhir ini aku lebih memprioritaskan wordpress daripada instagram. Ehem!!

Tentu saja. Kecanduan instagram itu ga baik menurut aku. Karena ya, begitulah. Selain boros kuota instagram juga sering dimanfaatkan orang untuk pamer kebahagiaan. Ya kalo kita lagi bahagia juga ga masalah. Kalo lagi sedih? Tambah ngenes liat orang lain bahagia haha.

Paling gak suka juga kalo ada orang yang pamer foto mesra dengan pacarnya di instagram. Ga abis pikir aja, dosa kok dipamerkan. 😌 Aku juga bukan orang yang suka publikasi sebuah hubungan. Kalo ada foto ya sebagai konsumsi pribadi aja. Ga perlu disebarluaskan. Yang disebarluaskan nanti aja foto saat di pelaminan. Haha

Kasian kan buat para jombloerss yang ga punya pasangan.

Aplikasi WordPress ngebantu aku banget buat belajar menulis dan menyimpan semua kenangan melalui tulisan❤

4. Instagram

Sebagai mahasiswa jurusan ekonomi dan bisnis, Instagram bantu banget untuk jualan dan pencitraan mengerjakan tugas. Jadi ga bisa jauh-jauh deh sama Instagram. Instagram aku manfaatkan sebagai sarana untuk terhubung dengan banyak teman di berbagai belahan dunia(terutama teman-teman lama). Karenaa, yaa…teman-teman aku rata-rata pengguna instagram.

Jadi kalo aku main facebook ya cuman dikit temen yang kenal sama aku. Meskipun pertemanan sudah 5.000(temen aku paling ga sampe 10%nya yang masih pake fb)😌 So, aku uninstall facebook sekarang. Mungkin bakal install lagi kalo ada mata kuliah fb ads.

5. Youtube

Sekarang pamornya TV udah kalah ngetop dibanding youtube! Di youtube, semua bisa menjadi artis!😍 Wii. Keren gak tuh? Asal punya skill editing aja. Kalo gabisa ya biar orang lain yang edit. Kita tinggal record video.

Ada teman aku youtuber dan katanya mau editin video aku kalo aku buat nanti, wihii. Baek bangett😍😍 Tapi sayangnya aku masih belom-belom juga record videonya HAHA. #abaikan

Sebagai generasi milenial yang melek internet, aku sering banget nonton youtube(terutama buat dengerin lagu). Kadang suka terinspirasi sama mereka-mereka yang bisa bikin video bagus dan mendapat penghasilan tambahan dari sana. Keren bangett! Contohnya adalah Ria Ricis. Di umur yang masih 23 tahun udah bisa bangun rumah melalui penghasilan yang didapat dari youtube! Wii, keren kan?😍 Padahal konten videonya ringan-ringan. Macam squishy dan video tentang keseharian.❤ Inspiratif banged.

6. Tokopedia

Sekarang mah telah tiba sebuah zaman dimana untuk melakukan transaksi jual beli ga harus ke mall, ga harus buka toko, ga harus rekrut pegawai, dan lain sebagainya.
Di sebuah platform marketplace kita bisa melakukan transaksi jual beli. Ya, hanya dengan sebuah layar datar touch screen kita. Dan bisa dilakukan kapanpun dimanapun kita berada.

Jujur nih, daripada beli di situs lain(misal instagram dan facebook) aku lebih trusted beli-beli sesuatu di marketplace. Karena di marketplace kita bisa bandingin harga. Dari yang termurah sampe yang termahal ada. Tinggal dipilih aja yang sesuai budget kita. Dan tentu saja ada buanyak sekali pilihan.

Ga jarang dapet cashback, dapet diskon, free ongkir dan lain-lain dari marketplace. Dengan marketplace aku juga bisa memantau sudah sampai mana barang yang kita pesan berada tanpa harus tanya-tanya ke penjualnya. Detail banget sampe live trackingnya pun ada.

Sebenarnya ga harus tokopedia. Dulu aku pengguna shopee, tapi sekarang lagi suka aja sama tokopedia. Ga ada alasan spesifik kenapa harus tokopedia. Bagiku semua marketplace sama. Tinggal yang mana aja yang mau digunakan. Itu aja.

Di tokopedia aku juga menjual sesuatu. Jadi, aplikasi ini juga sebagai ladang rezeki untukku dan juga orang lain yang menggunakannya❤

7. Gojek

Karena aku belum punya motor, aku lebih mengandalkan Gojek untuk bepergian dan memesan makanan❤

Sama seperti marketplace, ga ada alasan spesifik kenapa harus Gojek. Aku lebih sering pakai aja. Kalo harganya lagi mahal biasanya aku pakai grab.

8. Ayopop

Siapa hayo, yang belum tahu aplikasi ini?? Hihihii.

Sekarang tampilannya keren!😍😍 Ga kaya dulu. Sekarang mirip banget sama tampilan tokopedia. Hanya beda warna aja. Dan Ayopop lebih fokus jualan di produk digital. Dan aku puas banget beli produk digital di sini. Soalnya harganya murmer parah.🤤 Beda banget ama yang lain. Paling murah dibanding konter-konter pulsa di pinggir jalan(Haha yaiyalah).

Wkwk. Bisa bandingin sendirilah berapa harganya

Sama kaya ojek online. Harga yang tertera di sini juga biasa naik turun. Kalo ayopop lagi mahal aku belinya di tokped haha. Balik lagi. Tapi seringnya ayopop yang termurah sihh. Serunya lagi, di ayopop kita bisa pilih daftar harga paket data yang kita mau. Semua ada! All operator! Kita juga bisa beliin paket data untuk orang-orang tercinta kita❤ Keren banget kan?

Bagi yang belum tahu mungkin mereka beli kuota di konter atau m-banking. Semenjak kenal ayopop sekarang aku jadi langganan🤗

Aku suka juga beli extra kuota 30GB khusus buat nonton di Iflix. Cuman Rp10.000-an!!!😣 Puas bangett nontonnya. Ini udah akhir bulan masi tersisa 8GB. Kan sayang ;(

Oya, buat pengguna baru bisa dapet diskon Rp20.000 dengan pakai kode referall aku: RP0DF9D542

Manfaatkan! :)) Hihi

Customer Service Ayopop ada banyak dan 24jam! Ga usah kuatir kalo ada kendala apa-apa. Tinggal chat aja😉 Fast response.

Terkadang aku juga jualan pulsa lewat aplikasi ini. Lumayan bisa bantu temen dan nambah-nambah uang jajan.❤

9. M-Banking

Aplikasi terakhir yang wajib ada di hape adalah m-banking. Kunci mudah jualan online itu m-banking kalo menurut aku. Karena m-banking bisa untuk:

1. Mengecek mutasi

Wajib banget ya, mengecek mutasi apakah transferan customer kita udah masuk atau belum. Banyak penipuan bukti transfer palsu betewe. #pernahjadikorban 😢

2. Melakukan transfer ke supplier kita

Dimana-mana kalo jualan mah kudu transfer dulu. Mana ada jualan online trus bayarnya nanti. Bisa-bisa kita ditipu!

Dan berhubung yang membuat pancake durian bukan aku, melainkan orang lain(yaiyalah) jadi setelah customer transfer ke aku langsung aku forward ke supplier agar pesanan pancakenya segera dikemas dan kirim!

3. Bisa update saldo setiap saat

Kalo ngecek saldo bisa melalui layar datar kita, kenapa harus jauh-jauh jalan ke mesin ATM?

4 Prinsip Keuangan yang Wajib Anda Tahu

Ini adalah 4 prinsip keuangan yang saya pegang dengan teguh.

Bismillah, semoga lekas tercapai.🙏

Yang pertama, saya harus mempunyai tabungan sejumlah 12 bulan pengeluaran hidup saya.

Bagaimana caranya?

Saya wajib sekali menabung minimal 500rb/bulan. Dan uang yang ada di situ tidak boleh disentuh sedikitpun. Saya sengaja memisahkan rekening agar tidak tercampur. Dalam hal ini, saya harus tegas untuk memperjuangkan mimpi saya.

Banyak hal yang bisa saya lakukan untuk menghemat pengeluaran. Contohnya memasak makanan sendiri daripada beli, jalan kaki ke kampus, mencuci baju sendiri daripada laundry, dll.

Berhubung saya sudah lebih dari satu tahun tinggal di Jakarta, saya tahu berapa fix nya pengeluaran saya tiap bulan. Yaitu 2jt rupiah. Jadi saya harus mengumpulkan uang sebanyak (12x2jt)=24jt rupiah.

Begitulah cara saya untuk menentukan berapa angka cukup saya. Harus seberapa kaya kah saya bisa dianggap sukses? Ya, saya menganggap diri saya sukses ketika saya berhasil mendapatkan angka cukup saya. 🙂

Yang kedua, membangun 3 atau lebih income streams(sumber penghasilan). Nah, kemudian saya pun akhirnya memutuskan untuk mempunyai 3 bisnis. Yaitu @kianatravelid (Tour and Travel), @spirulina.mask.by.kiana, dan @durenkupasjakarta. Yang Kiana Travel dan Masker Spirulina dikerjakan online. Kalau bisnis durian saya rintis dengan jualan offline dulu. Cukup 3 itu dan ga boleh lebih!

Karena saya sadar saya ini bukan siapa-siapa. Jadi lebih baik saya tekuni ketiga bisnis itu, Insyaallah akan sukses!

Mempunyai sedikit bisnis tapi omzet ratusan juta lebih baik daripada mempunyai banyak bisnis tapi omzet recehan.

Yang ketiga, membuat passive income. Masih ingat dengan Coach Ari Wibowo? Beliau mengajarkan bahwa orang kaya itu sibuk membangun jaringan dan sistem. Karena dengan menciptakan sebuah sistem bisnis, orang lain bisa mendapat pekerjaan, beliau pun sebagai sang pemilik bisnis juga akan mendapat passive income.

Kalau pernah membaca buku Rich Dad Poor Dad, karya Robert T Kiyosaki pasti tahu. Orang yang cerdas finansial itu fokus membangun aset, dan membeli beban(contoh mobil, rumah, dll) dari uang yang mengalir dari kolom aset mereka.

Yang saya dapat dari buku itu adalah, suatu saat kelak ketika saya sudah berkeluarga, saya harus mempunyai passive income untuk membeli sebuah rumah. Contohnya adalah saya harus mengontrak rumah dulu dan membeli properti untuk disewakan. Karena rumah adalah beban. Yang akan menyedot habis semua simpanan kita. Berbeda kalau kita membeli sebuah rumah untuk disewakan. Tiap hari/ tiap bulan rumah itu akan memberikan kita penghasilan yang bisa kita kumpulkan untuk membeli sebuah rumah. 🙂

Contoh lain untuk menciptakan passive income adalah menulis buku, membuat video di youtube, dll. 🙂

Yang terakhir, mempunyai tujuan.

Ketika kita mempunyai tujuan, maka hidup kita akan terarah. Kemana kita harus melangkah. Jangan menjadi seperti air yang terus mengalir(let it flow). Karena air selalu mengalir ke arah yang lebih rendah. Bukan ke atas.

Berikut adalah list impian saya yang saya tulis di atas selembar kertas putih:

1. Membantu melunasi hutang orangtua tahun 2019

2. Membuat Cafe Buku dengan menu varian olahan durian tahun 2023

3. Menjadi penulis buku yang karyanya bisa menginspirasi banyak orang tahun 2028

4. Financial Freedom(bebas keuangan) : mempunyai passive income sejumlah 3x pengeluaran saya tiap bulan(menurut teori Robert Kiyosaki) tahun 2048.

Kalau tujuan sudah jelas, mimpi sudah jelas, maka langkah kita sekaranglah yang akan menentukan berhasil atau tidaknya kita di masa depan. 🙂 []