Keseruan Acara Gathering Bersama Blogger Perempuan

Mungkin aku adalah anak rumahan.

Aku lebih suka menghabiskan waktu sendirian di kamarku tercinta daripada pergi hangout bersama teman-teman. Meskipun kamar kosku sederhana, tapi aku nyaman dan bersyukur bisa tinggal di sini.

Bertemu banyak orang di suatu event adalah satu dari lain hal yang aku hindari.

Are you introvert?

Yes, I’m!

Walau demikian, sebenarnya aku orang yang sangat menyukai tantangan dan mencoba hal baru. Aku suka pergi ke tempat-tempat yang bisa membuatku bertumbuh dan berkembang. Aku juga suka mempelajari hal baru dan bertemu dengan orang-orang yang menginspirasi. Salah satunya adalah event yang diadakan oleh komunitas Blogger Perempuan Network pada tanggal 16 Maret yang lalu.

Bertemu dan bertumbuh bersama melalui tulisan adalah hal-hal yang aku sukai. Jarang-jarang ada event kepenulisan berupa kelas blogger. I’m so excited!

Baca juga: Surat Cinta dari Blogger Perempuan, Diundang ke Acara Gathering!

Awalnya aku hanya iseng-iseng daftar dengan cara menunjukkan pageview blog selama sebulan terakhir. Meskipun belum banyak, aku bener-bener terkejut ternyata aku terpilih menjadi salah satu peserta bersama 29 blogger beruntung lainnya. Event ini diadakan di CoHive Plaza Kuningan Menara Selatan Lantai 9. Karena ngga terlalu jauh, akhirnya aku memutuskan untuk naik gojek saja menuju lokasi.

Pertama kali datang langsung disambut oleh bagian administrasi, setelah mengisi list kehadiran, kami mendapat merchandise dari ProPs, berupa googie bag, notes kecil, masker penutup muka dan pulpen. Terima kasih ProPs! 🙂

Setelah itu kami dipersilahkan untuk menikmati coffee break yang disediakan. Ada teh, kopi, dan kue-kue kecil yang menggugah selera. Kami berkenalan dan mengobrol santai bersama para blogger sebelum acara dimulai. Ternyata, kebanyakan dari mereka adalah para blogger senior dan telah mendulang banyak penghasilan dari blog. Rasanya seneng banget bisa sharing caring bersama mereka. 🙂

coffee-break.JPG
Keseruan kopdar bersama member @bloggerperempuan

Ini adalah kali pertama aku datang ke tempat ini. Markasnya Blogger Perempuan. Tempatnya sangat indah dan ciamik. Bahkan dari jendela kita bisa menikmati view kota Jakarta dari ketinggian loh. Asik kan?

Kelas blogger ini terdiri dari 2 sesi. Sesi pertama dibawakan oleh Mbak Nunik Utami, seorang professional blogger asal Yogyakarta yang tumbuh dan besar di Jakarta. Sesi kedua dibawakan oleh CEO ProPS(Google Channel Partner), mbak Ilona Juwita. Membahas tentang monetisasi melalui Google (Google Ad Monetization).

blogger-perempuan-gathering.JPG
Sesi 1 oleh Mbak Nunik Utami

Ternyata menulis blog yang google friendly dapat meningkatkan traffic/pengunjung blog kita lho. Semakin banyak traffic maka semakin banyak pula potensi revenue yang akan kita dapatkan.

Baca juga: Cara Paling Sederhana Belajar SEO

Ilona Juwita.JPG
Sesi 2 oleh Mbak Ilona Juwita

Apa itu ProPS?

ProPS adalah mitra saluran google untuk penerbit agar penerbit dapat meningkatkan pendapatan melalui monetisasi google(Google Ad Monetization). ProPS didirikan bertujuan untuk memaksimalkan potensi pendapatan mitra penerbit.

Intinya, ada dua cara monetisasi blog melalui google. Yang pertama, Google Adsense, dan yang kedua, Google Ad Manager. Bedanya, kalau google adsense kita mendapatkan dollar dari setiap klik iklan, sedangkan google ad manager kita akan mendapatkan dollar dari setiap impresi/keterlihatan iklan.

Wah! Kalau begitu…kayanya dengan google ad manager kita bakal auto kaya ya? Hehe. Tapi tak semudah itu ferguso! Ada beberapa hal yang harus kita penuhi agar blog/website kita diapprove oleh pihak google. 🙂

blogger-gathering.JPG
Keseruan belajar blogging bersama Blogger Perempuan Network

Setelah belajar tentang seluk beluk dunia monetisasi blog, ada demo masak membuat Salad Enak dari Endeus TV. Kalian juga bisa menyaksikan cara membuatnya di akun instagram @endeus.tv.

endeus-tv.jpeg
Demo masak membuat salad dan smoothies

Auto bikin snapgram!😅

salad-with-smoothies
Hasil jadinya

Kita juga diberi sample salad dan smothiesnya loh… 😀

Yummy! 😋

salad-smoothies.jpeg

Selesai acara pada pukul 1 siang lalu kami menikmati dessert dan makan siang. Setelah itu, tak lupa juga kami mengabadikan momen yang berharga dengan berfoto bersama.

BPN-ProPs-Indonesia.JPG

Terima kasih Blogger Perempuan dan Props.Id! 🙂 []

Iklan

Cabut Gigi Part 2

rumah-sakit-gigi-ui.jpg

Alhamdulillah, hari ini jadi juga cabut gigi part 2 nya. Setelah hari senin kemarin cabut dua buah gigi dan kista gusi, hari ini cabut gigi lagi. Yaitu gigi susu yang sudah mati dan perlu banget untuk dicabut. Karna kalo tidak gigi ini akan menjadi sarang penyakit dan mudah untuk terinfeksi bakteri.

Ternyata untuk menjadi cantik diperlukan banyak pengorbanan yah. Kalau bukan karena si doi, mana mau aku cabut gigi berdarah-darah sampai 4x di waktu yang berdekatan. Tapi setelah difikir-fikir, cabut gigi ada manfaatnya juga, terutama untuk kesehatan.

Aku benar-benar puas banget sama pelayanan yang ada di Rumah Sakit Khusus Gigi dan Mulut UI yang berlokasi di Jalan Salemba Raya No.4 Jakarta Pusat. Karena mereka dalam melayani pasien benar-benar totalitas. Semua dikerjakan. Mulai dari pemeriksaan kondisi gigi, scaling gigi, rontgen gigi, cabut gigi, mengangkat kista dari gusi, tambal gigi, sampai dengan kontrol kondisi gigi minimal 6 bulan sekali. Kita juga bisa konsultasi gigi kita secara gratis loh.

Sudah banyak yang membuktikan kalau perawatan di RSKGM UI sangat bagus hasilnya dan harganya lebih terjangkau dibandingkan rumah sakit gigi yang lain. Serius! Recommended bangett.

Kalo pasien baru biasanya harus mendaftar dulu di depan dan menunggu agak lama, karena antrian lumayan panjang. Untuk biaya registrasinya 20.000, setelah dapat kartu tinggal tunggu dipanggil deh. Kalo hari pertama emang lama. Kurang lebih sekitar 6 jam. Tapi nanti kita akan dipertemukan dengan KOAS yang akan melayani kita sampai operasi selesai. Dan untuk pertemuan selanjutnya tinggal buat janji aja sama kakaknya mau operasi jam berapa. Tanpa harus ngantri. Tanpa harus berangkat pagi-pagi. Sip? Sip dongg! 🙂

.

Jakarta, 4 Maret 2019 (18.06)

 

Operasi Bedah Mulut, Mengangkat Kista dari Gusi!

Setelah beberapa minggu yang lalu aku scaling gigi, akhirnya kemarin jadi juga cabut gigi di FKUI Salemba, Jakarta Pusat.

Dulunya aku tidak mengetahui tentang seberapa pentingnya perawatan gigi. Dan, aku benar-benar merasa bersyukur banget telah dikenalkan dengan rumah sakit kesehatan UI ini. Aku benar-benar merasa sangat beruntung. Coba kalau aku nggak ke sana, pasti…Aku menderita di masa tua nanti.

Ternyata, selain kita harus rajin menyikat gigi sebelum tidur dan di pagi hari sesudah sarapan kita juga dianjurkan untuk periksa gigi tiap 6 bulan sekali. Jangan nunggu sakit gigi dulu baru ke sana, lebih baik selalu kontrol kesehatan gigi agar tidak kecolongan.

Kista gigi contohnya. Datangnya tak disadari. Tau-tau sudah menggerogoti gusi dan…tidak ada gejala apapun mengenai kista gigi ini. Dokter pun juga tidak akan tahu kita mempunyai penyakit kista gigi kecuali kita melakukan rontgen gigi.

rontgen-gigi-bawah
Rontgen gigi untuk mengetahui kesehatan gigi. Yang dilingkari adalah yang akan dioperasi

Kista gigi umumnya berupa kantong berisi cairan dan ada gigi pada kantung cairan tersebut sehingga dinamakan demikian. Keluhan dari penderita kista gigi antara lain adalah rasa sakit pada gigi, kelemahan rahang, serta gangguan pada fungsi gigi dan jaringan mulut. Kista tersebut berisi cairan, semi cairan atau gas yang dibatasi oleh epitel atau jaringan ikat. Setelah diangkat, bentuknya semacam gumpalan daging berwarna merah yang sedikit menjijikkan.

Penyebab kista gigi:

1. Trauma
2. Cedera pada area gusi dan gigi.
3. Sindrom genetik pada kasus yang cukup langka, seperti misalnya Sindrom Gorlin.
4. Gangguan pada pertumbuhan gigi sehingga gigi tidak berkembang dengan cukup baik sehingga gigi malah justru bisa terbenam di dalam gusi.
5. Perawatan gigi tidak dilakukan secara baik dan benar

Jujur aku baru pertama kali mengetahui tentang kista gigi ini selama seumur hidupku. Bersyukur aku belum pernah merasakan sakit gigi seperti yang aku alami ketika SD(waktu itu emang malas-malasnya parah si). Tapi you know what, kista gigi sudah menggerogoti gusiku di tiga titik. Yaitu kanan atas, kanan bawah, dan kiri bawah. Mau nggak mau gigi yang di bawahnya muncul kista gigi harus segera diamputasi(baca:dicabut).

Tapi ga bisa sekaligus. Satu-satu. Kemarin bagian kanan bawah, dan minggu depan yang kiri bawah. Minggu depannya lagi kanan atas. Ohya, karena kista gigi di bagian kanan bawah sudah melebar, jadi gigi yang diangkat sebanyak 2 biji. Aku pikir, ini emang the real operasi sih. Gimana enggak, bagian dalam gusi yang paling ujung disuntik lebih dari 5x, lalu gigi diangkat menggunakan tang yang besar banget, setelah itu gusi dikeruk dengan benda-benda super tajam untuk menghilangkan kista giginya. Kalo dipikir-pikir, serem juga sih. Apalagi aku baru pertama kali.

Tapi percaya deh. Nggak sakit kok. #lho.
Iya. Selama operasi aku bener-bener merem ga berani ngeliat apa-apapun, karena dengan melihat alat-alat tajam itu sudah membuatku ketakutan sendiri. Suntikan pertama, terasa sakiiit banget. Aku diminta ambil napas dalam-dalam lalu dikeluarkan secara berulang-ulang. Udah kek mo ngelahirin aja hahah. Suntikan kedua hingga suntikan yang terakhir rasa sakitnya mulai berkurang. Yang terakhir ga sakit sama sekali malah. Suntikan itu berfungsi untuk menidurkan sel-sel syaraf gigi bagian kanan yang akan dioperasi. Termasuk lidah juga kehilangan indra pengecap untuk sementara.

Aku bener-bener ga nyangka bisa melewati ini semua. Karena di awal sudah terlihat begitu menyeramkan.

Pesanku kepada kalian semua, rajinlah menggosok gigi atau kalian akan kehilangan banyak gigi sebelum waktunya. Dan, rutinlah memeriksa gigi di rumah sakit gigi atau kalian akan kecolongan. Jangan pernah sekali-kali meremehkan akan kesehatan gigi. Karena akibatnya bisa fatal.

Inget ya, kalo kista gigi ini munculnya tanpa disadari. Aku aja ke rumah sakit gigi sebenarnya bukan untuk mengangkat kista gigi, eh setelah dirontgen ternyata kista gigiku sudah lebar sekali. Mau nggak mau harus operasi sebanyak 3x untuk mengangkat kista gigi, sebelum kista giginya semakin melebar dan menyebabkan rasa sakit yang luar biasa.

.

Jakarta, 26 Februari 2019 (19.53) 

Pengalaman Pertama Mengunjungi Perpustakaan Tertinggi di Dunia

Awalnya hanya sekedar iseng. Iseng ke sana karena bingung mau pergi kemana akhirnya ke Perpusnas aja. Dan ternyata….UWOW…Menakjubkan sekali.

perpusnas-RI.jpg

Sebenarnya sudah beberapa kali melihat gedung megah ini ketika berkunjung ke Monas. Tapi entah kenapa belum ada rasa ketertarikan untuk berkunjung ke sana. Hingga akhirnya ada salah seorang teman yang merekomendasikan bahwa perpusnas tempat paling oke buat hangout.

Mulai dari parkir hingga masuk perpustakaan kita tidak akan dikenai biaya sepeserpun. Aku heran. Ternyata masih bisa ya, hangout di Jakarta dengan budget murah-meriah? :’)

Perpusnas ini memiliki tinggi 126,3m. Mengalahkan perpustakaan di Shanghai China yang selama ini disebut-sebut sebagai perpustakaan tertinggi di dunia yakni 106m.

Mengutip dari Wikipedia, Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) adalah Lembaga Pemerintah Nonkementerian yang melaksanakan tugas pemerintahan dalam bidang perpustakaan yang berfungsi sebagai perpustakaan pembina, perpustakaan rujukan, perpustakaan deposit, perpustakaan penelitian, perpustakaan pelestarian, dan pusat jejaring perpustakaan, serta berkedudukan di ibukota negara.

Rasanya, begitu bangga menjadi penduduk warga negara Republik Indonesia karena perpustakaan di Indonesia menjadi yang tertinggi di dunia. Terdiri dari 27 lantai termasuk 3 lantai basement di ruang bawah tanah(untuk parkir).

Perpusnas tidak hanya menyediakan berbagai macam koleksi buku, tetapi juga memiliki berbagai fasilitas lainnya seperti ruang teater, layanan audiovisual, area budaya baca, data center, layanan koleksi buku langka, serta menjadi lokasi kantor Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia.

Fasilitas perlantai Perpusnas:

Lantai 1: Lobi Utama

Lantai 2: Ruang Layanan Keanggotaan Perpustakaan, Penelusuran Informasi dan Ruang Auditorium

Lantai 3: Zona Promosi Budaya Baca

Lantai 4: Ruang Pameran dan Kantin

Lantai 5: Perkantoran

Lantai 6: Data Center dan Musholla

Lantai 7: Layanan Anak, Lansia, dan Disabilitas

Lantai 8: Layanan Audiovisual

Lantai 9: Layanan Naskah Nusantara

Lantai 10-11: Penyimpanan Koleksi Monograf Tertutup

Lantai 12-13: Ruang Baca Koleksi Monograf Tertutup

Lantai 14: Layanan Koleksi Buku Langka

Lantai 15: Layanan Referensi, Koleksi Online dan Ilmu Perpustakaan

Lantai 16: Layanan Koleksi Foto, Peta dan Lukisan

Lantai 17-18: Kantor Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia

Lantai 19: Layanan Multimedia

Lantai 20: Layanan Koleksi Berkala Mutakhir dan Mancanegara

Lantai 21: Layanan Koleksi Monograf Terbuka (klas 000-499)

Lantai 22: Layanan Koleksi Monograf Terbuka (klas 500-999)

Lantai 23: Layanan Koleksi Majalah Terjilid

Lantai 24: Layanan Koleksi Budaya Nusantara, Executive Lounge dan Ruang Penerimaan Tamu Mancanegara.

Dimana lokasinya??

Perpustakaan Nasional Republik Indonesia terletak di Jl. Medan Merdeka Selatan no.11 dan sebagian besar kantornya berada di Jl. Salemba Raya no.28A. Bedanya, yang di Salemba adalah gedung lama tempat penyimpanan arsip surat kabar langka dan pengurusan ISBN. Sedangkan gedung baru terletak tepat di tengah kota, berada di dekat tugu monumen nasional. Kalau kamu pernah merasakan semilir angin sejuk di ketinggian pucuk monas, ternyata ada yang lebih tinggi lagi. Datang ke perpustakaan nasional lantai 24, maka kamu bisa melihat pemandangan kota Jakarta dengan ketinggian 126,3meter. Tanpa perlu antri panjang dan tanpa dipungut biaya wkwkw. Sayangnya belum banyak orang yang mengetahui informasi ini.

rak-buku-perpusnas
Gambar rak buku perpusnas yang diapit oleh dua eskalator di samping kanan dan kirinya. https://www.google.co.id/

Perpustakaan nasional ini tergolong baru karena peresmiannya baru tanggal 14 September 2017 kemarin. Dan kamu akan dibuat takjub ketika datang ke sana untuk yang pertama kalinya. Dengan desain yang sangat modern, perpustakaan nasional menyediakan banyak sekali buku yang kita butuhkan. Kamu juga akan dipandu oleh petugas perpustakaan jika belum tahu bagaimana cara mencari buku yang kamu inginkan.

Tapi sebelum menjelajahi ke24 lantai yang ada di Perpustakaan Nasional ini, setiap pengunjung yang datang diwajibkan untuk menitipkan tas di lantai satu dan membuat kartu keanggotaan di lantai 2. Jangan kuatir karena prosesnya sangat amat cepat melebihi kecepatan pembuatan kartu ATM di Bank hehehe.

tempat-registrasi-keanggotaan-perpusnas
Tempat registrasi keanggotaan perpusnas sekaligus untuk mendapatkan nomor antrian

Pertama-tama kalian isi biodata online di salah satu dari puluhan komputer yang ada di ruangan ini. Setelah selesai mengisi kalian cetak nomor antrian di mesin kecil yang berada di sebelah komputer. Lalu tunggu hingga nomor antrian kalian dipanggil.

Hanya dengan modal KTP, kalian sudah resmi menjadi anggota Perpustakaan Republik Indonesia. 🙂

kartu-anggota-perpustakaan-nasional.jpeg

Kartu ini berlaku untuk 10 tahun dan jangan lupa dibawa ketika berkunjung ke Perpustakaan. Pembuatan kartu ini hanya membutuhkan waktu sekitar 5 menit saja dan foto di tempat.

Kalau mau internetan di sini juga bisa banget. Kalian tinggal foto/tulis username dan password wifi yang tertera di sebuah layar samping lift. Di ruang baca terdapat banyak sekali meja yang dilengkapi dengan colokan di setiap meja. Kalian bisa menikmati fasilitas internet gratis tanpa berebut colokan sambil menyaksikan keindahan kota Jakarta dari balik jendela. 🙂

pemandangan-kota-jakarta-dari-perpusnas
Menyaksikan keindahan kota Jakarta melalui jendela Perpustakaan Nasional di lt.21

 

NB: Untuk saat ini perpusnas buka setiap hari dan tutup pada pukul 18.00. Tapi katanya akan seegera diperpanjang jam operasionalnya hingga pukul 22.00 suatu saat nanti.

.

Jakarta, 19 Februari 2019 (13.00)

 

Tempat Magang Terbaik

18-office-park-tb-simatupang.jpg

Kalau di tempat lain magangnya hampir setiap hari dan diberi banyak tugas layaknya karyawan, tidak dengan PT Genesis Indojaya. Jangankan diajarkan perihal teknis, tapi yang Mr Bobby utamakan adalah pembelajaran tentang Mindset Pengusaha Muslim, Leadership, dan Teamwork.

Aku fikir, ketika magang kami akan bekerja full time di sebuah perusahaan, bantu-bantu apapun yang bisa kami bantu layaknya pembantu. Tapi nyatanya tidak. Karna kami benar-benar diperlakukan layaknya seorang Entrepreneur. Kami lebih diajarkan tentang mindset seorang pebisnis(baca:boss), tentang leadership, dan juga bagaimana membangun tim. :’)

Padahal, andaikan dipekerjakan seharian full aku siap. Ternyata magang part time. Selebihnya kami dituntut untuk belajar sendiri. Karena belajar itu wajib. Tidak harus di kampus, tidak harus di tempat magang, tapi dimanapun, dan kapanpun.

.

Jakarta, 7 Februari 2019(13.37)

Magang Ternikmat

meeting-room

Hari ini tepat hari keduaku magang.

Kesan pesanku hari ini…

Ternyata magang properti itu ga seseram yang aku bayangkan sebelumnya. Justru, sangat menyenangkan sekali haha. Bagaimana tidak, datang ke sebuah gedung bertingkat yang sangat megah, dimana ketika mau naik lift tinggal tap-tap kartu saja. Sampai ruangan meeting langsung disambut oleh pegawai dan menyajikan secangkir minuman hangat untuk menemani pertemuan kita kali ini. Aku rasa…Mungkin inilah yang dinamakan, “Magang Rasa Meeting“. :’)

Di sana kita belajar tentang banyak hal. Tidak melulu properti. Bahkan tentang properti belum pernah dibahas sama sekali. 

Mr Bobby adalah orang yang pandai bercerita. Beliau juga orang yang sangat sholeh. Setiap kali meeting kami selalu mendapat pencerahan tentang akhirat. Beliau menekankan, “Utamakanlah akhirat…akhirat…dan akhirat. Karena kalau ketika kau utamakan akhirat, maka Allah akan memudahkan segala urusanmu.”

Intinya, apapun yang kamu lakukan di dunia, niatkan untuk akhirat. Niatkan agar Allah cinta dan memasukkanmu ke dalam surga Firdaus.

Kalau yang berkata adalah orang seperti Mr Bobby, aku benar-benar percaya kalau apa yang dikatakannya adalah benar adanya. Karena Mr Bobby sudah membuktikan kekuasaan Allah kalau kita mengutamakan-Nya maka urusan kita akan dimudahkan. Masyaallah. Jangan ditanya berapa gaji beliau saat ini. Pasti besar sekali.

Yang paling mengejutkan, kami hanya mengadakan pertemuan 2-3x dalam seminggu. Dan setiap pertemuan hanya 2 jam saja karna beliau orang yang sangat sibuk tapi tetap meluangkan waktu untuk menebar kebaikan.

.

Jakarta, 7 Februari 2019 (13.15)

OPERASI BELUM SELESAI

Haha. Maafkan atas semua kelebay-anku. Maklum, baru pertama kali ke dokter gigi.

Seriuss??

Iyaa. Terakhir kali aku ke dokter gigi jaman SD. Cabut gigi. Bis itu aku trauma deh ke dokter gigi. Wkwkw.

Sebenarnya niatan mau perawatan gigi itu udah ada sejak dulu. Tapi namanya juga di kampung yah. Fasilitas belum mewadai. Dan juga antrinya lamaa banget. Orangtuaku kasian, lama nungguin. Udah ngantri lama, eh, taunya malah dikasih obat penyembuh nyeri gigi. Kan kocak.😑 Siapa juga yang sakit gigi??

Tidak sesuai ekspektasi.

Jadi gengs, aku baru tau kalo ketika ada karang gigi itu harus dibersihin. Karang gigi apaan? Haha. Sebagai anak IPS sejati aku kurang tahu menahu tentang pelajaran IPA. Padahal penting juga untuk kita tahu. Siapapun kita.

Karang gigi itu semacam pembusukan pada gigi😶 Biasanya warnanya item-item gitu. Kalo masih anak-anak udah punya karang gigi, lebih baik harus segera dikonsultasikan ke dokter. Dan tiap 6 bulan sekali wajib buat bersihin karang gigi. Kalo parah baru 3 bulan sekali.

Aku bener-bener baru tahu akan hal ini. Parahnya aku baru tahu ada rumah sakit yang melayani akan hal ini.

Mungkin karena aku dulunya orang desa, orang desa mah mana tahu ama hal beginian. Padahal penting banget.😖 Sebenarnya aku malu untuk share hal ini. Tapi aku ga pengen hal yang kaya gini terjadi lagi sama banyak orang.

Terus ada lagi istilah kedokteran yaitu kalkulus blablabla. Aku heran gitu. Kok ada istilah matematika di sini??

Denger istilah aneh-aneh waktu pengecekan gigi dan itu luama banget gengs, bikin aku jadi ngantuk. Tapi kutahan dan mencoba mengingat-ingat istilah itu. Nanti kucari tahu sendiri lewat internet. Bis kalo nanya malu.

Kalkulus itu adalah nama lain dari karies. Karies itu apa?

Nah, ini aku cariin di Google:

Bayangin gengs, rusak permanen gengs😢 Rasanya udah kek kehilangan masa depan😥 Hiks.

Sejak kapan sadar gigi kamu berlubang?” Tanya salah seorang tenaga medis alumni S1 UI yang lagi magang di situ.

Sejak SD. Dan bodohnya tetep aku biarin gitu aja karna gatau apa-apa.😭”

Ini adalah salah satu penyesalan terbesar aku. Kenapa aku sejak kecil suka malas gosok gigi. Apalagi gosok gigi malam sebelum tidur. Udah sejak SD aku kehilangan dua gigi geraham kanan dan kiri.

Menurut aku itu udah parah banget. Karna aku biarin karang gigi bekembang biak hingga sekarang. Padahal karang gigi bisa bikin gigi kita berlubang. Kalo dibiarin bakal tambah parah. Resiko terburuknya adalah kita akan kehilangan banyak gigi alias ompong. Kan serem.😥

Dulunya waktu temen aku cerita soal perawatan gigi akunya suka mikir-mikir. Ah mahal. Ah tunggu nanti aja deh kalo ada uang. Ah nanti kalo sakit gimana? Dst.

Padahal kalo kita pikir-pikir ya, apa sih, artinya uang? Bukankah masa depan itu lebih penting? Bukankah kesehatan itu lebih penting?? Hello. Sadar Syif. Nanti kalo parah biaya rumah sakitnya yang mahal! Mending mencegah sedari dini daripada mengobati!

Alhamdulillah selama ini aku tidak mengalami sakit gigi yang berarti. Mungkin belum ya? Maaf karena dulu pernah menyepelekan hal ini.

Kemarin si mbak nya sampe cemas gitu waktu aku mengambil paksa data laporan kesehatan gigi aku. Ga maksa si. Udah izin, tapi ya gitu haha.

Sumpah data laporannya itu buanyaak bangett gilss. Berlembar-lembar! Sesekali aku sambil ditanyain gitu mengenai keluhan aku, kebiasaan aku, dll. Sampe jumlah gigi aku, kerusakannya apa aja. Semua ADA! LENGKAP!

Aku terkejut melihat diagnosa kerusakan gigi aku. Banyak? Iya. Salah aku kenapa aku dari kecil mager. Dan aku ga akan sebutin satu-satu karna itu aib haha. Yang pasti nulisnya pake bahasa kedokteran yang kadang bikin aku mengernyitkan dahi. Didukung oleh tulisan dokter yang ala-ala gitu.

Setelah kondisi gigi aku diperiksa oleh mbak yang cantik itu, dan dibuatin laporan kesehatan yang seabreg itu….Aku bakal ditangani oleh seorang dokter khusus yang akan menjadi dokter tetap aku(ga boleh ganti dokter). Aku nunggunya lamaa sekali. Sampe sempet bikin snapgram. Huahua. Sejam ada kali ya.

Kalo ga punya urat malu, udah tidur pasti aku. Ngantuk parah euy.

Dan oya. Mau mengklarifikasi postingan aku di atas. Jadi yang dipake si dokter itu bukan bor ya! Haha. Itu namanya ultrasonic scaler(referensi google😂). Fungsinya buat men-scaling gigi kita. Scaling itu membersihkan karang gigi. Kalo gatau bisa dicari gambarnya di Google. Serabutnya kek siwak gitu. Keras. Bedanya mungkin ini sintetis.

Dan alay-nya aku bahkan ga berani liat alatnya saking takutnya. Belom diapa-apain udah teriak wkwk. Sumpah ngakak ga berhenti-berhenti abis scaling. Perasaan pasien yang lain sans, kok aku heboh sendiri sih?😂 Duh, maaf ya mbak dokter.🙏 Mbaknya jadi ikutan panik ketakutan gitu nanganin aku. Haha.

Denger suara alat penyedot air aja udah bikin merinding. Jadi tu ceritanya ultrasonic scalernya ngeluarin air biar ga sakit waktu bersihin karang gigi. Air yang keluar banyak banget. Kadang mpe muncrat ke wajah aku. Bikin aku terkejut mendadak!

Pantesan dikasi kek perlak bayi gitu. Untung warnanya ungu.

Proses scaling berlangsung sekitar satu jam.

Kamu yang tenang ya! Jangan tegang gitu. Nanti bikin alatnya kemana-mana. Kalo kena gusi sakit!” Wkaka. Sampe gemes mbak dokternya nanganin aku yang gabisa diem.

Dalam hati aku bilang, “Tahan Syifa! Tahan! Kamu pasti bisa! Ini ga sakit kok. Beneran! Tahan!” Sampe ga berani nafas. Aaaaarghhhh!!!

Satu jam berlalu…

Mbak dokternya pun berhenti mengulik-ulik mulutku.

Loh, udah?”tanyaku.

Iya, udah.”

Loh. Gitu doang??”aku masih terheran-heran.

Iya. Ga sakit kan?”

Ngga. Lagi dong dok.” Entah kenapa rasanya aku belum puas.

Hah…#$$&#?” Mbak dokter pun pergi untuk menyerahkan hasil laporan scaling. Menyisakan aku yang masih terheran-heran dengan apa yang barusan terjadi. Ternyata proses scaling ga sesakit yang aku kira.

Lalu aku berkumur dengan air yang sudah disiapkan di sebelahku. Keluarlah sepercik darah dari dalam mulutku. []

Nb:

Nah, ini kwitansi hasil pemeriksaan gigi plus scaling kemarin