Cara Mudah Membuka Sebuah Bisnis untuk Pemula

two baked pastries in plate on table
Photo by Elle Hughes on Pexels.com

Kenapa seorang anak muda harus pandai berbisnis?

Tentu saja agar bisa mandiri tidak lagi merepotkan orang tua.

Pasti keren sekali dong, kalau di usia muda sudah dapat menghasilkan uang sendiri? Kalau perlu apa-apa bisa beli sendiri. Tidak lagi merengek-rengek kepada orang tua.

Pun ketika sudah dewasa…Bagi laki-laki sebuah bisnis yang bagus akan membantunya mencari nafkah untuk keluarga. Bagi perempuan, sebuah bisnis yang bagus akan menjadi bekal pernikahannya nanti agar tidak bergantung kepada suami.

Tinggal temukan bakatmu dimana, dan berusahalah sungguh-sungguh.

Nah…Sebelum memulai berjualan atau berbisnis, carilah terlebih dahulu jati diri dan keberuntunganmu 🙂
1. TEMUKAN NAMA USAHAMU
1.1. Boleh nama jalan, tempatmu atau nama daerah tempatmu.
1.2. Boleh nama anak, atau nama keluargamu
1.3. Boleh nama do’a yang umum ada di pasar atau nama do’a modern
1.4. Boleh membuat nama unik yang belum pernah dipakai

1.5. Contoh: Durianku Durian

2. WARNA LOGO USAHAMU
2.1. Jika menang akademis atau non akademis, kamu sering dilingkupi warna apa yang terulang-ulang lebih dari 3x?
2.2. Jika kamu menang undian, dorprize, hadiah, dilingkupi warna apa dan terulang ulang lebih dari 3x?
2.3. Maksimal 3 warna

3. ARAH USAHA
3.1. Lihatlah saat kamu sekolah, kuliah, kerja yang saat itu berprestasi seringkali menghadap kemana? Barat? Timur? Selatan? Utara?
3.2. Lihatlah saat orang tuamu rumahnya atau kantornya saat berprestasi sering menghadap kemana?
3.2. Maksimal 2 arah. Arah usaha ini bermanfaat untuk kamu ketika akan membuka sebuah toko offline di pinggir jalan

4. JALAN USAHA.

4.1. Catatlah sejak kecil sampai sekarang kamu pernah berjualan apa? Kategorikan dan beri score 1-10 pada masing-masing jenis usaha. Yang score-nya paling besar itulah jalan usahamu. Contoh:

TK 0
SD (persewaan buku) 8
SMP (persewaan buku) 8
SMA (persewaan buku) 7
Mahasiswa:  Tahun 2017 (Jual pulpen yang bisa dihapus) 9, (Jual baju) 4, (Jual tiket dan PPOB) 7, (MLM) 2
Tahun 2018 (Jual masker spirulina) 4, (Jual Pancake Durian) 8

4.2. Lihatlah garis orangtuamu di bidang apa atau kerja di garis apa? Jika dokter, maka jenis usaha yang cocok adalah sesuatu yang berkaitan dengan dunia kedokteran. Jika guru maka usaha yang cocok adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan dunia keilmuan, dst.
4.3. Jika disulitkan, dirumitkan, diruwetkan, disukarkan, TINGGALKAN!
4.4. Jika dimudahkan, dilapangkan, dilancarkan, disukseskan, LANJUTKAN!
4.5. Jika memiliki kesukaan yang memudahkan maka jadikan ladang usaha 🙂

Selesai.

Semoga bermanfaat ya!^ ^

Ilmu ini saya dapatkan dari mastah SEO Pak Agus Piranhamas, pada One Day Full Training nya di Kampus Bisnis Umar Usman.

.

Jakarta, 9 Februari 2019 (22.34)

Iklan

5 Kedai Durian yang Ingin Dikunjungi

Di post yang sebelumnya, aku menuliskan bahwa aku akan mengunjungi beberapa Kedai Durian yang ada di Jakarta. Kenapa harus Jakarta? Karena kota ini mempunyai banyak sekali kedai durian yang menyajikan es durian paling enak selain di Medan. Dengan menggabungkan buah durian asli, susu kental manis, whipped cream, kacang mete, brownies, dan berbagai topping lainnya, es durian merupakan dessert segar rekomendasi yang dapat dimakan sambil duduk-duduk santai^ ^

Durian memang dikenal sebagai buah yang sedikit kontroversial. Karena banyak orang yang suka durian, namun ada banyak juga yang nggak suka. Terutama dengan aroma buah durian yang begitu menyengat. Meskipun demikian, durian merupakan salah satu buah yang cukup populer di Indonesia. Tak heran bahwa buah ini cukup digandrungi oleh masyarakat dan seringkali menjadi primadona.

Next aku share ceritanya di sini ya! 🙂 Berikut adalah 5 kedai durian yang ingin dikunjungi:

  1. Sop Duren Addict

Sop Duren Addict ini berada di dua tempat. Yang satu di Cibubur, satunya lagi di Tebet. Kenapa aku mau ke sini, soalnya tempatnya bagus banget! Instagrammable, sangat cocok untuk bersantai dan foto-foto ria. Seandainya aku memiliki kedai secantik ini, pasti sangat betah menulis dan membaca di sana.^ ^hehe

2. Kedai Duren Wak roban

Kedai ini berada di Jl. Meruya Ilir No.4 Meruya Utara, Kembangan, Jakarta Barat. Buka mulai pukul 11.00 s/d 22.00.

Nama Duren Wak Roban diambil dari nama Ayah pemilik yaitu Robani. Kedai ini didedikasikan khusus kepada sosok ayah yang selalu memotivasi dan berasal dari tanah Sumatera. Menurut cerita yang beredar, Duren Wak Roban terlahir karena kebutuhan ekonomi saat itu yang mengharuskan anak-anak wak Roban mencari penghasilan tambahan. Kedai Duren Wak Roban didirikan pada akhir bulan Oktober 2013 dan menjadi salah satu kedai durian terbesar yang ada di Jakarta.

Kedai Duren Wakroban menjual berbagai macam menu olahan durian yang unik-unik dan nggak hanya duren loh :). Beberapa menu yang paling populer adalah: Spaghetti Duren(35k), Durian Creame(25k), dan Sop Duren. Selain membuka kedai, owner @kedaidurenwakroban ini juga membuka kemitraan durian cup bernama It’s Duren. Tentu udah ga pada asing lagi dong! 🙂 Karena It’s Duren sudah membuka jalur kemitraan di berbagai kota yang ada di Indonesia. 🙂

3. Ucok Durian

Ucok Durian adalah satu Kedai Durian yang paling terkenal di Medan. Ucok Durian menyajikan berbagai menu olahan durian dengan kualitas terbaik. Ucok Durian juga sering disebut sebagai salah satu gudangnya buah durian yang ada di Jakarta.

Alamat Kedai Ucok Durian Jakarta Selatan: Jl. Lebak Bulus 1 No.59, Rt.06/04 Cilandak Barat-Jakarta Selatan 12430. Buka setiap hari mulai pukul 09.00 s/d 21.00.

4. Kedai Ice Cream Durian Gentong

A taste of nostalgia, nama Gentong dipilih karena sudah familiar bagi masayarakat Indonesia. CEO Kedai Ice Cream Gentong, Yardi Limas mengakui jika ia ingin mengangkat Indonesia melalui sajian es krim karena sebagian rasa es krim Gentong diolah dengan menggunakan buah lokal yang berasal dari Indonesia. Cita rasa es krim ala es krim Indonesia klasik tidak terlalu creamy dapat membawa nuansa nostalgia dan rasa bahagia pada mereka yang menyantapnya. Di awal mula berdirinya, Kedai Gentong ini hanya menyediakan 3 varian rasa, yaitu: Durian, Cokelat, dan Nangka.

Alamat lengkap Kedai Durian Gentong: Jl. Boulevard Raya Blok FY 1/14 Kelapa Gading, Rt.08/13 Kelapa Gading Jakarta Timur, 14240. Buka setiap hari mulai pukul 10.00 s/d 22.00.

5. Markas Duren

markasduren.png

Wow, dari gambarnya aja udah bikin ngiler yah. Hehe

Markas Duren adalah sebuah kedai minimalis yang menawarkan es durian dengan berbagai macam menu topping yang unik! Salah satu menu paling terkenal di tempat ini adalah es durian rainbow, yang menggabungkan potongan durian asli dengan oreo, marshmallow, Pocky yang berwarna warni. Unik banget ya?😍🤤 Wajib coba!

Alamat lengkap Markas Duren: Jl. Nusa Indah No.58 Rt.02/12 Duri Kosambi Cengkareng Jakarta Pusat, 11750. Buka setiap hari mulai pukul 11 siang hingga pukul 11 malam. *

.

*Sumber dari Google dengan perubahan seperlunya

Jakarta, 1 Februari 2019 (01.22)

Prepare for Hidden City Challenge!

photo of train
Photo by Lucas Prado on Pexels.com

Hola!!! Di malam yang hening ini…Yang biasanya aku langsung tidur malam ini aku kepikiran sesuatu.

Apa itu??

CHALLENGE!!!

Waduuh, mana bisa tidur setelah seharian dihantui oleh pengumuman bahwa hari Senin depan, tanggal 28 Januari 2019, sampai dengan hari Rabu tanggal 30 Januari 2019, Kampus akan mengadakan City Challenge di tempat antah berantah yang sampai saat ini masih belum diberitahukan tempatnya dimana. Yang pasti sih, di luar Jakarta. Ya, di luar JABODETABEK tepatnya. :’)

#harapbersabariniujian

Sebenarnya apa sih pengertian ‘challenge’? dan untuk apa?

City Challenge adalah sebuah program wajib dari kampus yang harus diikuti oleh seluruh mahasiswa aktif Kampus Bisnis Umar Usman tanpa terkecuali, dan diwajibkan menyelesaikan ‘tantangan’ pada waktu tertentu bertempat di luar Jakarta.

Pada challenge-challenge yang sebelumnya nih (baca juga: Klasemen Challenge Selling Skill: “Berjualan di Monas, Bolehkah?”), ibarat kata kita dibuang di suatu tempat dan diharuskan untuk kembali ke kampus dengan selamat, tanpa dibekali benda secuilpun kecuali baju yang melekat di badan. Kalau challenge lokal yang pertama kali banget, kita tidak ada target profit, beda dengan city challenge dimana selama tiga hari, di luar kota, tanpa membawa apa-apa(gembel dah), kita juga ditantang untuk mendapat profit bersih sebesar Rp2.000.000!!! Alias ga dipake buat makan, buat nginep, buat transport, dll. WOW! Kira-kira jualan/jasa apa yang dapat menghasilkan uang sebesar Rp2.000.000 dalam waktu tiga hari???!

For your information, di Kampus Umar Usman itu ada 5x challenge UTAMA. 3 challenge lokal(di sekitar Jabodetabek), 1 challenge luar kota, dan yang terakhir International challenge yang tentu saja di luar negeri. Whuu…Sangat seru sekali bukan? (Tapi yang terakhir ini opsional sih)

Kita juga akan mendapat challenge tambahan kalau gagal mendapatkan profit seperti yang ditargetkan oleh kampus(min 200rb/bln pada semester 1, dan min 600rb/bln di semester 2). Dengan harapan, uang dari challenge tersebut dapat menutupi kekurangan setoran profit para mahasiswa. Seleksi alam pun membuktikan, banyak mahasiswa yang gugur pada semester pertama kuliahnya.

Jadi sudah pada paham kan, INTI dari CHALLENGE itu apa?

Secara garis besar, target yang didapat dari diadakannya CHALLENGE ada dua: Pengembangan Diri, dan Profit. Dengan rincian sebagai berikut ini:

  1. Pengembangan diri

a. Berani berbicara ke orang lain

b. Mampu melihat peluang dan mengeksekusi peluang

c. Inisiatif dalam mengambil proses

d. Bertanggungjawab dan berkontribusi untuk tim

e. Mampu memecahkan masalah

f. Empati(setia kawan)

g. Mandiri

     2. Profit

a. Setiap kelompok minimal 2jt

b. Wajib disetorkan ke kampus

c. Uang profit akan dikembalikan setelah kegiatan selesai

Karena City Challenge ini diadakan di luar kota, seluruh mahasiswa diwajibkan untuk datang ke kampus hari Minggu malam maksimal pukul 22.00.  Karena hari Senin pukul 05.00 kita sudah berangkat ke lokasi menggunakan bus. WAW!!!

Q&A

  1. Q: Nanti dimana Mr?

          A: Bukan soal kemana dan dimana kalian nanti. Tapi soal dengan siapa kalian berjuang.

       2. Q: Saya sekelompok sama siapa Mr?

           A: Kalian akan dipertemukan dengan orang-orang yang sevisi. Dan merekalah partner terbaik kalian saat itu.

Challenge inilah yang pada akhirnya akan membuktikan tentang seberapa seriusnya lo belajar di Kampus Bisnis Umar Usman. Tentang seberapa seriusnya lo ingin menjadi pengusaha. Karena hanya yang benar-benar seriuslah yang akan menjadi pemenangnya. {}

Jakarta, 25 Januari 2019 (00.53)

 

Cara Paling Sederhana Belajar SEO

search-engine-optimisation-blog

Jadi, ceritanya, kemarin itu ada yang penasaran sama SEO. Minta aku jelasin tentang SEO. Tapi kalo dijelasin lewat chat waduh, ngetik panjang banget dong! Keriting ntar ini jari. Jadi lebih baik aku tulis di sini aja, agar semakin banyak orang yang mendapat manfaatnya. 🙂

Sebelumnya optimasi SEO biar apa?

Tentu saja tujuan SEO agar website kita berada di halaman 1 Google dong! GRATIS! Optimasi mesin pencarian Google ini juga bermanfaat banget untuk kita, para blogger. Hehe. Biar tulisan kita ramah di mesin pencarian itu ada caranyaa! Cuman hal itu belum aku terapin karena untuk saat ini mau fokus nulisnya dulu. Dan biar ilmunya ga ilang aku recall lagi dengan menulis tutorialnya di sini. Hehe.

Dijamin ga bakal rugi bacanya, karena ilmu ini aku dapetin langsung dari pakarnya, the mastah of mastahes. Wkwkkw. Siapakah beliau? Beliau adalah Pak Agus Piranhamas. Seorang Praktisi Bisnis, seorang realtor bukan motivator yang hanya jual lidah. Setiap Tahun Umroh, setiap tahun beli Rumah! Kalian bisa baca kisah inspiratifnya di sini.

Di post yang sebelumnya (sepertinya) aku sudah menceritakan kalau di Kampus baru diajarin dua hal tentang Internet Marketing. Yaitu SEO dan FB Ads. Dimana untuk belajar SEO tuh ga cukup hanya sejam dua jam doang. TAPI SEBULAN GENGS! Sepertinya ga afdhol kalo ilmunya ga dishare di sini. Biar ada outputnya gitu, setahun kuliah aku tuh belajar apa aja, hihi.

CARA MUDAH BELAJAR SEO (ala pak Agus Piranhamas )

1. Mulailah membuat email maks 4 kata, bagian belakang merk anda dan kota anda
1.1 Contoh: pancakedurianjakarta@gmail.com

2. Password minimal 8 karakter yang harus terdiri dari huruf besar, huruf kecil, angka dan symbol
2.1 Contoh: 100Jt/bulan, Kaya5758*

3. Siapkan brosur dalam bentuk:
txt, ppt, pdf, jpeg, mpeg
3.1 Setiap brosur bagian tengahnya no.hp dan nama produk serta nama jasa

3.2. Contoh: (JPEG)

agen-pancake-durian

4. Istilah-istilah yang akan dipakai:
4.1. KKGCI ULB= Kata kunci dari google.co.id yang sifatnya umum dan luas serta besar
4.2. KKGT(Kata kunci Google Trend)
4.3. KKGCI SPE= Kata kunci Google.co.id yang sifatnya spesifik
4.4. Pagar= (#)/ hashtag
4.5. KKGKP= Kata Kunci Google Keyword Planner

5. Yang harus disiapkan adalah:
5.1 Username= Nama pengguna
5.2. Title= judul
5.3. Description= Keterangan
5.4. Tags= Tanda
5.5. Coment =Komentar
5.6. Optimization= Optimasi

6.Setelah tahu nomer 5, di dunia maya itu ada 4 pasar
6.1 Pasar Google
6.2 Pasar Marketplace
6.3 Pasar Sosmed
6.4 Pasar Forum/Grup

7. Cara mencari username
7.1 Setelah ditulis dua kata jualan anda, sebelah kirinya ditambahin buying keyword: pusat, grosir, distributor, supplier, agen, aneka, kulakan, tempat, waralaba, franchise, jual, dll

8. CARA MENCARI JUDUL:
kata bombastis, wa no.hp, KKGT.

Kata bombastis yang paling umum kata depannya “ter-“, “yang-“, “paling-”

Paling murah!
Paling berkualitas!
PALING MURAH! WA: +62 812-8181-8790, PANCAKE DURIAN JAKARTA

8.1. Untuk mengembangkan kata kunci yang sangat sedikit atau jarang terbuka gunakanlah 4 acuan:
8.1.1. Carilah padanan katanya atau synonimnya atau persamaan katanya
8.1.2. Carilah manfaatnya atau faedahnya atau kegunaannya
8.1.3. Carilah bahasa asingnya: Arab, Inggris, China, Portugis, Belanda
8.1.4. Carilah bahasa daerahnya: kamu dari suku mana, kamu hidup di suku apa?

9. Description= Keterangan
Kata bombastis, KKGCI SPE 1-5(buat narasi)
Brosur jualan berupa tulisan
Nama perusahaan
Alamat perusahaan
Nomor HP yang lain, pin BB, WA
Data lainnya maksimal dua alamat link
Pagar = (#) jumlahnya 1-10

10. Tags=Tanda
KKGKP/Ubersuggest/Keywordshitter 1-15(harus dipisahkan dengan koma lalu spasi)

NB: Kalo di blogspot namanya label.

11. Pemasangannya dimana saja untuk tempat aplodnya?
11.1. Kategori film = MPEG
Youtube.com
dailymotion.com
metube.id
vidio.com
vimeo.com

11.2. Kategori presentasi=pdf
slideshare.net
scribed.com
academia.edu

11.3. Kategori peta = JPEG
Google my business= Google maps
forsquare.com

11.4. Kategori foto= JPEG
flikr.com
defianart.com
picasaweb.google.com

11.5. Kategori blog= JPEG dan MPEG
jimdo.com
blogspot.co.id
wordpress.com
blogsome.com
blognode.com
webly.com

11.6. Kategori sosmed yang belum terkenal= JPEG
Medium.com
wattpad.com
pinterest.com
tumblr.com

11.7. kategori iklan baris
ketik di google iklan gratis baru kota yang kamu tuju
misal: iklan gratis bekasi, iklan gratis tangerang, iklan gratis karawang, dll

11.8. Kategori forum= JPEG
linkedin.com
forum.detik.com
fjb.kaskus.co.id

11.9. Kategori web= JPEG dan MPEG
wordpress
blogger
joomla
drupal
php
mysql
cms
prestashop

11.10. Tempat untuk melakukan optimasi, ketik di google untuk diisi:
free ping service
free add url submission
free submit rss feed
free submit back link

#dimudahkan #dilancarkan #dilapangkan #disukseskan
#tiaptahunumroh #tiaptigatahunbelirumah
#sampaibertemudidepanpintuka’bahdalamrombongan
******************************************************

BONUS!!! 🙂

CARA UNTUK MENEMBUS PASAR LUAR NEGERI
1. Buka google translate untuk mencari padanan kata di negara yang akan kita tuju
2. Masukkan di google trend untuk mencari apakah di negara tersebut lebih dari 10.000 pencarian
3. Mencari google negara yang dituju, misal: mau menjual ke Belanda, maka googlenya harus dirubah menjadi http://www.google.nl
4. Selanjutnya semua kaidah sama dengan yang di atas

Terima kasih sudah membaca. 🙂

Silahkan ketik di kolom komentar jika ingin bertanya. 🙂

Tentang Tokopedia yang Belum Banyak Orang Tahu (Cara mudah bisnis tanpa modal ada di sini)

toped

Seberapa seringkah kalian berbelanja di marketplace?

Hehehe. Mungkin sebagai anak generasi milenial udah pada familiar ya sama marketplace? Di Marketplace kita bisa mendapatkan apapun yang kita cari dengan harga yang sangat murah meriah, daripada kita ke toko ataupun ke mall langsung.

Yea. Aku adalah tipe anak yang lebih suka belanja online daripada pergi ke mall. Huehehe. Anak rumahan bangeeet. Ntar kalo di mall banyak banget yang mau dibelii. Uangnya ga sanggupp. Belum transport untuk pergi ke mallnya. 😦 Kalo main ke mall pasti pengen makan juga, yekan? Dan harganya tuh, selangit. Untuk menghindari sifat hedonisme, aku pun memutuskan untuk beli online aja, daripada ke mall. Toh kalo di marketplace hanya membeli beberapa barang yang memang ‘benar-benar dibutuhkan’.

Meskipun tidak bisa dibilang sering-sering banget, tapi setiap aku butuh sesuatu larinya selalu ke Tokopedia. Ketika ada barang menarik di Instagram aku selalu ngecek dulu harga di Tokopedia. Dan benar saja, harga di Tokopedia selalu menawarkan harga terbaiikk. Murah meriah. 🙂

Nggak heran Tokopedia seringkali dijadikan lahan untuk berbisnis oleh sebagian orang. Sedikit bocoran(info dari dosen) marketplace semisal Tokopedia kaya karena para dropshipper. Bukan karena pembeli aseli yang niatnya emang mau membeli. TERNYATA OH TERNYATA. Termasuk saya juga hihihii. Tapi belum banyak orang yang tahu akan hal ini.

Tokopedia ibarat Tanah Abang yang ada di Jakarta. Kalau ingin jualan online, kita bisa cari suppliernya di Tokopedia. Dan itu BOLEH. Untuk gambar dan copywriting kita tidak perlu susah-susah bikin karena kita bisa izin dulu sama penjualnya langsung yang ada di Tokopedia. Dan menurut aku, ini adalah cara paling aman untuk memulai bisnis online karena tanpa modal biaya sama sekali. Paling cuma modal tenaga untuk survey dan memasarkan.

Inilah salah satu bentuk kemudahan berjualan masa kini. Tinggal memasarkan, kalau ada yang pesan kita tinggal mentransaksikannya ke tokopedia. Dijamin aman kalo rating tinggi dan kecepatan toko sangat kuat. Jadi sebelum menjadikannya supplier kita harus benar-benar survey toko dulu.

Target marketnya siapa? Ya, orang-orang yang belum begitu mengenal marketplace. Karena ketika seseorang sudah mengenal marketplace bisa jadi ia akan menjadi sangat loyal. Tidak akan beli di tempat lain kecuali memang mendesak.

Dilansir pada Tempo.co, selama tahun 2016 Tokopedia meraup transaksi hingga 1 Triliun perbulan dengan 30 juta produk yang siap dibeli. Dan transaksi meningkat sejumlah 20% semenjak Tokopedia menghadirkan banyak sekali promo-promo yang sangat menggiurkan. #korbaniklanwkwk

Bolehkah kita mengambil untung 50.000 sampai dengan 500.000 rupiah?

Jawabannya, sangat boleh. Dan dianjurkan. Dengan ketentuan kita sudah mengantongi izin dari supplier produk yang akan kita pasarkan. Karena ada beberapa perusahaan tertentu yang mempunyai peraturan mengenai harga jual produk. Kalau misalnya produk kita laku ya boleh-boleh aja. Silahkan. Yang tidak boleh itu ketika kita memaksa orang lain membeli produk kita padahal sebenarnya tidak butuh. 🙂 {}

 

Gadis Penjual Pancake Durian: Selegit Cinta di Pancake Durian

kiana-pancake-durian

Aku jadi teringat tentang sebuah dongeng yang berjudul, “Gadis Penjual Korek Api”.

Aku? Ya, seperti itulah. Mirip-mirip. Bedanya aku menjual pancake durian. Meskipun aku belum bisa membuat pancake durian, untuk menjadi pengusaha pancake yang sukses ga harus bisa bikinnya dulu kan? Buktinya kami bisa menghasilkan uang jutaan rupiah dari jualan pancake tanpa tahu bagaimana proses pembuatannya wkwkw. Itulah the power of internet marketing. Hahaha.

Kalau kata Mas Ippho Santosa, cara terbaik untuk memulai bisnis adalah belajar bagaimana cara jualannya dulu. Setelah marketnya terbentuk, belajar bagaimana cara membangun tim dan sistem yang baik. Setelah bisnis kita membesar baru kita bisa belajar bagaimana cara membuatnya dan bisa produksi sendiri dari rumah. Itupun kalo berminat menguasai cara membuatnya. Kalo nggak juga nggak perlu dipaksakan kok.

Dulunya aku sama sekali tak berfikiran untuk berbisnis pancake.

Hingga akhirnya aku bertemu dia, dan dia mengajakku untuk berbisnis produk makanan legit yang satu ini.

Haha.

Terima kasih pancake, kamu telah menyatukanku dengan si dia.

Bisnis ini masih baru banget. Baru berjalan 1 bulan. Dulunya aku suka gonta-ganti bisnis. Palugada-lah istilahnya. Apa lu mau, gua ada. Lalu mas Ippho pun menyadarkanku dalam sebuah seminar di Kampus Bisnis Umar Usman. Katanya, semakin kita fokus maka semakin cepat juga kita sukses. Ibarat sebuah segitiga, semakin fokus tujuan kita, maka terbentuklah garis segitiga terbalik. Kalau fokus kita banyak, maka segitiga kita akan tumpul.

Perhatikan ilustrasi berikut ini:

segitiga-peirce1

Semakin kita fokus, maka segitiga yang terbentuk akan semakin bagus.

Ada pepatah mengatakan, “If you want to be excellent, you need 10th years to do it

Ya. Kita butuh waktu 10 tahun lamanya untuk menjadi ahli dalam suatu bidang. Jadi, fokuslah.

Pada seminarnya beliau, kebetulan aku ditanyai tentang fokusku saat ini. Yang kepikiran saat itu hanya dua: Bisnis Travel dan Pancake. Padahal aku juga jualan masker, pulsa, tiket, paket data. Huahaha. Apa aja dijual.

Saat ditanyai, aku jadi tak punya pilihan lain. Mau tak mau aku harus memilih. Seluruh mahasiswa di ruangan itu saksinya. Dan aku pun memilih pancake.

Logikanya, kalo ngurus satu bisnis aja ga becus gimana mau banyak?? Ya nggak?

Aku sadar aku bukan seorang anak yang ahli jualan. Aku ga punya skill berbicara yang bagus dengan orang, bagaimana bisa jualan??

Dan, Alhamdulillah. Aku bersyukur banget. Bisnis yang kurintis dengan dia bisa berjalan satu bulan ini. Bahkan dari profitnya bisa digunakan untuk membuka rekening. Karena kami tahu kapasitas kami masing-masing. Aku ahli banget kalo perkara tulis menulis, jadi, aku memutuskan untuk menjadi bagian notulen dan internet marketing. Sedangkan dia karena pintar berbicara, dia menjadi personalia.

Aku benar-benar menyadari. Seandainya nggak ada dia, mungkin bisnis ini nggak akan jalan. Karena kemampuanku terbatas. Aku butuh orang lain untuk melengkapi kekuranganku ini. Hehe.

Aku pernah ditanya sama dia, “Kamu tahu nggak apa fokus kita saat ini?”

“Jualan?”

“Bukan. Fokus kita itu adalah mencetak uang yang bisa kita gunakan untuk nikah.” katanya sambil tersenyum manis.

WKWKWKW.

Iya juga sih. Goal daripada ini adalah nikah kan?

Dan aku seneng banget akhirnya jadi juga rekeningnya, meskipun pakai nama pribadi tapi seenggaknya nggak akan tercampur dengan uang pribadi. Dan dari profit itu bisa kita putar lagi uangnya untuk modal.

Agar mudah dalam proses pemesanan, aku juga akan mendaftarkan m-bankingnya. Biar ga usah bolak balik ke ATM. Kalau ada transferan masuk kita juga bisa mengeceknya dari hp kita. 🙂

Kami juga membuat grup khusus di WA. Ya, meskipun anggotanya baru dua orang, tapi penting untuk menyimpan data penjualan/marketing agar tidak tenggelam oleh chat.

Selain itu kami juga membuat perjanjian hitam di atas putih. Agar semuanya jelas, tidak ada dusta di antara kita. Wakaka. Kadangkala kami meeting di suatu tempat untuk merencanakan strategi penjualan dan evaluasi bisnis.

Satu lagi yang ga kalah penting!

Aku juga membuatkan laporan keuangan di Excel. Dan selalu ku update laporan ini setiap kali ada transaksi. 🙂

Kenapa Laporan Keuangan penting banget?? Tentu saja! Agar kita bisa mengukur, apakah bisnis kita ini sehat atau tidak. Jangan hanya profit aja yang dikejar. Profit yang besar belum tentu sehat. Perhitungkan juga berapa uang yang dikeluarkan untuk menjalankan bisnis ini. 🙂 Hehe.

pancake-durian-jumbo-satuan
Hasil foto produk di kelas fotografi Kampus Bisnis Umar Usman

 

 

Bisnis Itu by Data Bukan Perasaan

Mungkin beda ya, konsultasi ama orang yang omzetnya puluhan juta ma orang yang omzetnya baru jutaan.

Kalo konsultasi ama mastah siap-siap dijatuhin aja hehe. Harus tahan banting! Ga boleh baper! Pengusaha itu harus gigih, jangan baperan. Ditolak itu biasa. Dijatuhin itu biasa. Jadikan kritikan itu sebagai motivasi untuk tetap tumbuh.

Selama tiga bulan kuliah, aku merasa kok gini-gini aja ya? Stuck di sini-sini aja gitu. Maju ragu, mundur segan. Kan serba salah. Di sisi lain aku dituntut untuk setoran profit minimal 200rb/bulan. Mikirin hal itu bikin aku nyaris stress. Aku rasa, sepertinya aku butuh konsultasi.

Aku pun segera mencari mentor untuk konsultasi.

Aku baru sadar, selama ini ga pernah sekalipun terbuka sama mentor. Aku merasa bersalah sekali, udah dibiayain kuliah mahal-mahal tapi sumber daya yang sudah ada ga pernah aku manfaatkan.😥

Seharusnya kalo ada mentor tuh kejar sampe dapet. Sampe dapet titik terangnya kamu harus melakukan apa. Minta persetujuan mereka. Minta dukungan mereka. Jangan sampai satu langkahmu tak diketahui oleh mereka. Jangan cuma diem-diem aja! Kamu kuliah mahal loh. Gali ilmu mereka sedalam-dalamnya.

Kampus ini memang lain daripada yang lain.

Dengan visi: Menjadi Kampus Bisnis Berkelas Dunia dan Mencetak Entrepreneur Berkarakter. Mahasiswa dituntut untuk menjadi pengusaha, bukan karyawan.

Kalo belajar di kelas, mencatat materi itu ngga wajib, yang ditekankan adalah kamu mau bergerak atau tidak.

Sambil riset sana sini, aku pun beraniin diri untuk konsultasi kepada 3 mentor. Hanya untuk memastikan langkahku tepat atau tidak.

Yang pertama adalah dosen aku di kelas, beliau masih muda. Namanya Mr. Aan. Beda dua tahun aja tapi udah sukses di dunia bisnis. Dulu dia juga lulusan Umar Usman, dan mengabdi untuk kampus dengan menjadi dosen.

Katanya, “kalo masih pemula ganti-ganti bisnis itu wajar. Namanya juga lagi mencari jati diri. 🙂 Mulailah dari yang kecil lalu ke besar. Jangan dibalik!” Subhanallah sekali nasihatnya. Mas Jay banget wkwk. Muridnya Mas Jay emang. Singkat, padet, jelas, dalem, nylekit. 😅

Lalu aku konsultasi dengan fasilitatorku di kampus. Miss Mar’ah. Kebetulan yang lain belum pada ngumpul, jadi aku bisa tanya-tanya sepuasku hehe.

Dari beliau pun aku menyadari sesuatu. Passion. “Passionmu dimana? Kalo emang ga pinter jualan lalu kenapa jualan? Kalo ga pinter marketing ga usah marketing! Kalo ga pinter public speaking ya ga usah jadi public speaker! Menjadi diri kamu sendiri aja udah cukup, Syif.”

Menurut teori kepribadian DISC, aku adalah orang S. Cenderung diem, lebih suka bekerja di balik layar. Bagian yang cocok untukku adalah pada bagian pencatatan/pembukuan. Aku menyadari aku memang ga pinter jualan(offline). Tapi aku bisa desain, internet marketing, membuat laporan keuangan, aku sangat rapi dalam melakukan itu.

Yaudah. Tekuni itu Syif.” Kata beliau tegas.

Yang ketiga aku konsultasi dengan owner “Kerang Emak Mini”(Mr. Adi) yang sekerang udah buka cabang di deket Universitas Nasional(UNAS) Pejaten. Dulunya beliau adalah mahasiswa Umar Usman juga. Batch 4. Setelah mampir untuk makan, aku dan teman-teman pun bertanya-tanya terkait bisnis yang ia jalani.

Wah, ternyata riset itu seru ya. Wkwk. Belajar langsung sama yang udah terjun langsung. Batinku.

Setelah teman-temanku pulang aku masih ngobrol-ngobrol banyak dengan ownernya ini. Tentang semua hal. Termasuk keresahan-kerasahan hidupku akhir-akhir ini. Eak. Masyaallah. Sungguh beruntung aku bisa ngobrol banyak dengan beliau. Setidaknya aku tahu ilmunya dulu sebelum aku menjalaninya.

Salah satu ilmu yang aku dapet adalah, “Kalau memang belum punya modal jangan nekat buka gerobak dulu. Karena buka gerobak/booth itu resikonya sangat besar. Kita harus memperhitungkan sewa tempat, beli gerobak, modal untuk stock barang, waktu, dan maasih banyak lagi. Aku aja menjalankan bisnis ini itu ga pake modal. Karena gerobak, bahan baku, semua dari temenku. Tinggal bagi hasil aja.

Inget ya. Bisnis itu by data. Bukan perasaan. Kamu harus banyak-banyak riset: riset pasar, riset kompetitor, riset vendor. Jangan sampai ketika bisnis kamu udah buka, ngeluarin modal banyak, eh sepi pelanggan.” []